
Mitra outsourcing Prancis, VFS Global, secara diam-diam mengumumkan akan membuka Temporary Service Point (TSP) satu hari di Coimbatore pada 20 Juni 2026 untuk pengumpulan aplikasi visa Schengen bagi perjalanan ke Prancis. Langkah ini merupakan bagian dari upaya lebih luas oleh konsulat Prancis di Chennai untuk mengurangi kepadatan di pusat visa Chennai dan Puducherry, yang telah penuh sejak akhir April akibat lonjakan perjalanan rekreasi dan MICE (pertemuan-insentif-konferensi-pameran) dari India selatan.
Dalam model pop-up ini, pelancong yang sudah terdaftar sebelumnya akan menyerahkan biometrik dan dokumen di ballroom hotel lokal yang diubah menjadi lounge visa sementara selama sehari. Berkas kemudian akan dikirimkan melalui kurir semalam ke Konsulat Chennai untuk diproses. VFS menyatakan sebagian besar aplikasi kunjungan singkat musim panas yang diajukan melalui TSP dapat memperoleh keputusan dalam 7–10 hari kalender—sekitar setengah waktu yang biasanya diperlukan untuk janji reguler.
Meskipun konsep ini sudah dicoba di kota-kota tingkat dua di China dan Brasil, ini adalah pertama kalinya Prancis menerapkan lounge visa pop-up di India. Ini mencerminkan perubahan perencanaan kapasitas Schengen pasca pandemi: alih-alih menambah pusat permanen, konsulat bereksperimen dengan lounge mobile “just-in-time” yang bisa diaktifkan saat permintaan meningkat.
Bagi perusahaan, TSP Coimbatore menawarkan opsi taktis penting. Kota ini menjadi rumah bagi lebih dari 300 perusahaan tekstil dan teknik yang berorientasi ekspor, dengan eksekutif yang sering bepergian ke pameran dagang Eropa dalam waktu singkat. Tim HR dan mobilitas global kini bisa mengamankan janji temu Juni secara lokal tanpa harus mengirim staf ke Chennai, sehingga mengurangi biaya perjalanan dan waktu jauh dari kantor.
VFS juga memberi sinyal akan mengadakan pop-up satu hari serupa di Cochin, Vizag, dan Mangalore akhir tahun ini jika eksperimen di Coimbatore berhasil. Para pelancong tetap disarankan menganggarkan waktu ekstra untuk pengiriman paspor melalui kurir, dan perusahaan harus memastikan karyawan menjadwalkan perjalanan hanya setelah paspor sudah kembali di tangan dengan aman.
Dalam model pop-up ini, pelancong yang sudah terdaftar sebelumnya akan menyerahkan biometrik dan dokumen di ballroom hotel lokal yang diubah menjadi lounge visa sementara selama sehari. Berkas kemudian akan dikirimkan melalui kurir semalam ke Konsulat Chennai untuk diproses. VFS menyatakan sebagian besar aplikasi kunjungan singkat musim panas yang diajukan melalui TSP dapat memperoleh keputusan dalam 7–10 hari kalender—sekitar setengah waktu yang biasanya diperlukan untuk janji reguler.
Meskipun konsep ini sudah dicoba di kota-kota tingkat dua di China dan Brasil, ini adalah pertama kalinya Prancis menerapkan lounge visa pop-up di India. Ini mencerminkan perubahan perencanaan kapasitas Schengen pasca pandemi: alih-alih menambah pusat permanen, konsulat bereksperimen dengan lounge mobile “just-in-time” yang bisa diaktifkan saat permintaan meningkat.
Bagi perusahaan, TSP Coimbatore menawarkan opsi taktis penting. Kota ini menjadi rumah bagi lebih dari 300 perusahaan tekstil dan teknik yang berorientasi ekspor, dengan eksekutif yang sering bepergian ke pameran dagang Eropa dalam waktu singkat. Tim HR dan mobilitas global kini bisa mengamankan janji temu Juni secara lokal tanpa harus mengirim staf ke Chennai, sehingga mengurangi biaya perjalanan dan waktu jauh dari kantor.
VFS juga memberi sinyal akan mengadakan pop-up satu hari serupa di Cochin, Vizag, dan Mangalore akhir tahun ini jika eksperimen di Coimbatore berhasil. Para pelancong tetap disarankan menganggarkan waktu ekstra untuk pengiriman paspor melalui kurir, dan perusahaan harus memastikan karyawan menjadwalkan perjalanan hanya setelah paspor sudah kembali di tangan dengan aman.
Sumber: VFS Global
Bagaimana VisaHQ dapat membantu
VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk India.Lebih Banyak Dari India
Lihat semua
Aturan baru untuk pengiriman mode kurir di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) diterbitkan; maskapai penerbangan wajib mengajukan data sebelumnya mulai 20 Juni
Visa e-Turis India 30 hari kini diam-diam ditingkatkan menjadi opsi masuk beberapa kali