1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. Australia
  4. /
  5. Kepala ASIO Waspadai Ancaman ‘Bersamaan dan Beruntun’ Saat Situasi Keamanan Memburuk

Kepala ASIO Waspadai Ancaman ‘Bersamaan dan Beruntun’ Saat Situasi Keamanan Memburuk

Jun 26, 2026
·
Kepala ASIO Waspadai Ancaman ‘Bersamaan dan Beruntun’ Saat Situasi Keamanan Memburuk
Dalam pidato penilaian ancaman tahunan yang disampaikan pada 25 Juni malam, Direktur Jenderal Australian Security Intelligence Organisation (ASIO), Mike Burgess, menyatakan bahwa tingkat ancaman terorisme nasional yang selama ini dinilai “kemungkinan besar” tidak lagi mencerminkan realitas bahaya yang “berlangsung bersamaan, beruntun, dan saling memperparah” yang dihadapi Australia. Ia menyebut peningkatan radikalisasi online, spionase siber yang didukung negara terhadap rahasia kapal selam AUKUS, serta serangan pembakaran yang diarahkan oleh pihak asing terhadap bisnis milik komunitas Yahudi sebagai bukti memburuknya situasi keamanan.

Burgess mengungkapkan bahwa ASIO telah menggagalkan 31 rencana teror besar sejak 2014 dan baru-baru ini berhasil menghentikan seorang agen Korps Pengawal Revolusi Islam Iran yang berbasis di Sydney, yang diduga berada di balik upaya pemboman dengan bom api. Ia juga mengungkapkan adanya upaya spionase aktif untuk mencuri informasi rahasia mengenai armada kapal selam bertenaga nuklir masa depan Australia dan memperingatkan bahwa aplikasi pesan terenkripsi mempercepat radikalisasi kaum muda “dalam hitungan minggu”.

Kepala ASIO Waspadai Ancaman ‘Bersamaan dan Beruntun’ Saat Situasi Keamanan Memburuk


Bagi para profesional mobilitas global, pidato ini menandakan pemeriksaan latar belakang yang lebih ketat, peningkatan proses verifikasi bagi pemohon visa yang sensitif terhadap keamanan, serta kemungkinan perluasan kerangka Penilaian Keamanan Visa Teknologi Kritis. Perusahaan yang bergerak di bidang pertahanan, komputasi kuantum, keamanan siber, dan infrastruktur energi harus bersiap menghadapi waktu proses izin keamanan yang lebih lama dan pengawasan lebih ketat terhadap staf asal luar negeri.

Pernyataan Direktur Jenderal ini juga berpotensi memengaruhi reformasi Undang-Undang Migrasi yang sedang dipertimbangkan, yang akan memberikan kewenangan lebih luas kepada Departemen Dalam Negeri untuk membatalkan visa atas dasar keamanan nasional. Para pemangku kepentingan memperkirakan legislasi baru akan mewajibkan pertukaran data secara real-time antara ASIO dan sistem pengambilan keputusan visa Departemen, yang berpotensi meningkatkan tingkat penolakan bagi pemohon dari wilayah berisiko tinggi.

Burgess menutup pidatonya dengan menegaskan bahwa “kita tidak bisa menghentikan setiap teroris, sama seperti kita tidak bisa menangkap setiap mata-mata”, namun ASIO “berposisi baik” untuk menghadapi tantangan tersebut. Bagi perusahaan multinasional yang memindahkan staf ke Australia, pesannya jelas: sikap proaktif dalam keamanan dan kerja sama transparan dengan regulator akan menjadi kunci agar penugasan tetap berjalan lancar di era risiko yang meningkat.
Sumber: Reuters via Investing.com

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Australia.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×