1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. Uni Emirat Arab
  4. /
  5. UAE Mengumumkan Enam Perubahan Aturan Visa Penting untuk Tahun 2026

UAE Mengumumkan Enam Perubahan Aturan Visa Penting untuk Tahun 2026

Jul 5, 2026
·
UAE Mengumumkan Enam Perubahan Aturan Visa Penting untuk Tahun 2026
Uni Emirat Arab (UEA) meluncurkan serangkaian reformasi visa yang mencakup hampir seluruh aspek ekosistem mobilitas – mulai dari wisatawan yang memesan liburan kota selama seminggu hingga investor yang menetap.

1. Perluasan Visa on Arrival (VoA). Otoritas Federal untuk Identitas, Kewarganegaraan, Bea Cukai, dan Keamanan Pelabuhan (ICP) kini mengizinkan warga Indonesia, Vietnam, Thailand, Filipina, Kenya, dan Afrika Selatan mendapatkan VoA bersyarat selama 14 atau 60 hari, yang sebelumnya hanya berlaku untuk pelancong India yang memenuhi syarat. Persyaratan izin tinggal juga diperluas: izin tinggal yang sah dari Singapura, Jepang, Korea Selatan, Australia, Selandia Baru, atau Kanada kini diterima selain opsi yang sudah ada dari AS, Inggris, dan Uni Eropa.

2. Visa turis Dubai 48 jam. Direktorat Jenderal Imigrasi dan Urusan Orang Asing Dubai (GDRFA-Dubai) meluncurkan “jalur ekspres” yang menjamin persetujuan visa turis sekali masuk dalam dua hari kerja, mempercepat waktu proses hingga setengahnya. Agen menyebut ini sangat membantu penyelenggara acara MICE (meeting, incentive, conference, event) untuk mengonfirmasi program dengan pemberitahuan lebih singkat.

3. Visa dua tahun terkait properti diperbarui. Departemen Pertanahan Dubai menghapus batas minimum kepemilikan tunggal sebesar Dh 750.000 dan menetapkan ambang batas Dh 400.000 untuk setiap pemilik bersama – perubahan yang memungkinkan investor bersama dalam proyek pasar menengah mendapatkan izin tinggal tanpa harus merestrukturisasi kepemilikan.

4. Masa tenggang denda over-stay. Pengunjung yang sebelumnya dibebaskan dari denda selama penutupan ruang udara regional awal tahun ini memiliki waktu hingga 9 Juli untuk keluar atau mengatur status mereka; setelah itu, denda dan larangan masuk akan diberlakukan kembali. Tim HR yang memindahkan staf ke Dubai untuk penugasan jangka pendek harus memeriksa cap masuk dan memastikan rekan kerja meninggalkan negara atau mengubah visa kerja tepat waktu.

5. Visa Medis Pintar dalam tahap persiapan. Nota kesepahaman baru antara GDRFA-Dubai dan Otoritas Kesehatan Dubai akan menciptakan alur kerja digital terpadu yang menghubungkan penerbitan visa, rekam medis elektronik, dan tindak lanjut pasca perawatan, mempermudah segmen pariwisata medis yang berkembang pesat.

6. Penangguhan perjalanan terkait Ebola. Visa baru untuk warga Republik Demokratik Kongo, Uganda, dan Sudan Selatan masih ditangguhkan. Pelancong yang telah berada di luar negara tersebut selama 21 hari masih dapat masuk, namun perusahaan harus siap dengan pemeriksaan tambahan.

Mengapa ini penting: Ruang lingkup perubahan yang luas ini menegaskan strategi ganda UEA untuk menjaga arus wisatawan tetap tinggi sekaligus memposisikan diri sebagai pusat tanpa hambatan bagi talenta dan modal. Bisnis mendapatkan proses lebih cepat untuk perjalanan insentif, investor properti menghadapi lebih sedikit hambatan, dan tim kepatuhan mendapat kejelasan tentang kelayakan VoA. Di sisi lain, sikap tegas terhadap over-stay dan koridor kesehatan berisiko tinggi menunjukkan bahwa kemudahan akan terus diimbangi dengan penegakan aturan yang ketat.
Sumber: Khaleej Times

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Uni Emirat Arab.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×