1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. India
  4. /
  5. India Meluncurkan Kartu e-OCI Digital, Mengakhiri Kewajiban Buku Fisik

India Meluncurkan Kartu e-OCI Digital, Mengakhiri Kewajiban Buku Fisik

Jul 9, 2026
·
India Meluncurkan Kartu e-OCI Digital, Mengakhiri Kewajiban Buku Fisik
Pemerintah India telah meluncurkan salah satu pembaruan teknologi terbesar dalam dua dekade terakhir untuk program kewarganegaraan berdasarkan asal-usulnya. Mulai 8 Juli 2026, pemohon Overseas Citizen of India (OCI) yang baru disetujui akan menerima kartu elektronik berbasis aplikasi yang aman—disebut e-OCI—menggantikan buku marun yang selama ini dikenal luas. Biro Imigrasi (BoI) juga memastikan bahwa buku fisik yang sudah ada tetap berlaku, namun tidak lagi wajib dibawa saat bepergian.

Perubahan ini merupakan bagian dari Aturan Amandemen Kewarganegaraan 2026 yang bertujuan mendigitalkan seluruh proses siklus hidup OCI. Pengajuan, pengecekan status, dan pembaruan profil kini bisa dilakukan sepenuhnya secara online; satu-satunya langkah tatap muka adalah wawancara singkat bagi pemohon yang mengajukan berdasarkan pernikahan dengan warga negara India.

Yang paling penting, pemegang kartu tidak perlu lagi mengajukan ‘penerbitan ulang’ saat mendapatkan paspor baru setelah berusia 20 atau 50 tahun—sebuah sumber biaya dan kekhawatiran berulang bagi diaspora India. Mereka cukup mengunggah data paspor baru melalui portal Layanan OCI, dan kartu digital akan diperbarui dalam 48 jam.

India Meluncurkan Kartu e-OCI Digital, Mengakhiri Kewajiban Buku Fisik


Bagi pelancong bisnis dan pekerja multinasional keturunan India, kemudahan ini langsung terasa. Maskapai penerbangan sudah mulai mengintegrasikan pemindaian kode QR e-OCI ke dalam boarding pass digital, sementara beberapa bandara—seperti Delhi, Mumbai, dan Bengaluru—akan mulai menerima e-OCI di gerbang imigrasi otomatis pada kuartal ini. Perusahaan yang mengandalkan penempatan eksekutif senior dengan pemberitahuan singkat mengatakan penghapusan kebutuhan buku fisik dapat memangkas waktu mobilisasi setidaknya satu minggu.

Keamanan data menjadi perhatian utama selama konsultasi dengan pemangku kepentingan. Kementerian Dalam Negeri menyatakan e-OCI menggunakan standar enkripsi yang sama dengan chip e-paspor India dan tidak menyimpan data biometrik di perangkat. Jadi, kehilangan ponsel tidak membahayakan kredensial; pengguna dapat menghasilkan ulang kode QR setelah masuk dari perangkat baru.

Pembaruan ini juga sejalan dengan visi India untuk ‘perbatasan tanpa kontak’. Pada 2027, semua pemegang OCI diharapkan sudah melalui pra-verifikasi untuk Program Imigrasi Jalur Cepat – Pelancong Terpercaya (FTI-TTP), yang memungkinkan mereka menggunakan gerbang otomatis saat kedatangan. Bagi diaspora yang melakukan sekitar delapan juta perjalanan ke India setiap tahun, langkah ini merupakan lompatan besar menuju kemudahan digital yang telah lama dinantikan.
Sumber: The Economic Times

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk India.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×