1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. Uni Emirat Arab
  4. /
  5. Kebakaran Hutan di Prancis, Gelombang Panas, dan Hambatan Schengen Ganggu Perjalanan Musim Panas Warga UAE ke Eropa

Kebakaran Hutan di Prancis, Gelombang Panas, dan Hambatan Schengen Ganggu Perjalanan Musim Panas Warga UAE ke Eropa

Jul 14, 2026
·
Kebakaran Hutan di Prancis, Gelombang Panas, dan Hambatan Schengen Ganggu Perjalanan Musim Panas Warga UAE ke Eropa
Perencana perjalanan di Dubai mengatakan musim liburan musim panas 2026 menjadi yang paling rumit bagi warga UAE yang ingin berlibur ke Eropa dalam beberapa tahun terakhir. Pada Minggu malam, kebakaran hutan yang cepat melanda hutan Fontainebleau di luar Paris, memaksa evakuasi dan penutupan sebagian jalan tol A6. Meskipun tidak ada penerbangan UAE-Paris yang dibatalkan, kebakaran ini menjadi kejutan terbaru setelah serangkaian masalah seperti konflik regional, kapasitas maskapai yang terbatas, antrean visa Schengen yang memakan waktu berminggu-minggu, serta sistem biometrik baru Eropa untuk masuk/keluar (EES) yang mengubah cara keluarga Emirat dan ekspatriat merencanakan liburan tahunan mereka.

Dampak langsungnya bersifat psikologis. Agen perjalanan melaporkan bahwa klien yang sudah memiliki visa tetap terbang, namun mereka menambahkan waktu koneksi yang lebih longgar, membeli asuransi lengkap, dan mempertimbangkan apakah Eropa Utara atau Kaukasus mungkin lebih sejuk. Permintaan untuk Skandinavia, Georgia, dan Kenya meningkat tajam, sementara rute tradisional di Mediterania mulai kehilangan daya tarik. Menurut Tumodo dan Cleartrip, permintaan destinasi seperti Thailand, Indonesia, dan Afrika Selatan kini melampaui Spanyol dan Yunani untuk pertama kalinya dalam satu dekade.

Kebakaran Hutan di Prancis, Gelombang Panas, dan Hambatan Schengen Ganggu Perjalanan Musim Panas Warga UAE ke Eropa


Biaya yang lebih tinggi juga menjadi faktor. Keluarga beranggotakan empat orang kini harus membayar sekitar Dh5.600 per tiket ke Spanyol pada bulan Juli, naik 30-40% dibanding tahun lalu. Berita tentang gelombang panas memperkuat kekhawatiran soal antrean di bandara karena petugas imigrasi harus mempelajari prosedur sidik jari dan pemindaian wajah baru dari EES. Peringatan mengimbau pengunjung non-Uni Eropa, termasuk warga UAE, untuk datang lebih awal ke bandara dan menyediakan waktu ekstra di terminal feri serta perbatasan darat.

Bagi manajer mobilitas korporat, pesannya jelas: zona Schengen tetap terbuka, tapi rencana perjalanan karyawan harus lebih fleksibel. Perusahaan disarankan memesan janji visa minimal delapan minggu sebelumnya dan mempertimbangkan hub alternatif seperti Amsterdam, Helsinki, atau Zurich yang ketersediaan janjinya sedikit lebih baik. Perusahaan yang memindahkan staf juga harus menganggarkan premi asuransi lebih tinggi dan akomodasi cadangan jika kebakaran hutan atau gangguan kereta menutup jalur utama.

Dalam jangka panjang, para ahli perjalanan memperkirakan permintaan warga UAE ke Eropa akan pulih setelah masa adaptasi EES berakhir musim gugur ini. Namun, mereka menambahkan bahwa tahun 2026 bisa menjadi titik balik yang mempercepat diversifikasi destinasi liburan warga UAE ke Asia, Afrika, dan pasar visa saat kedatangan yang menawarkan iklim lebih sejuk dan birokrasi lebih ringan.
Sumber: Gulf News

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Uni Emirat Arab.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×