
Kementerian Luar Negeri Jerman (Auswärtiges Amt) memperbarui imbauan perjalanan ke Inggris pada 15 Juli 2026, menegaskan bahwa mulai saat itu, kelompok pelajar Jerman harus mengikuti aturan Electronic Travel Authorisation (ETA) yang sama seperti pelancong lainnya. Klarifikasi ini muncul setelah berbulan-bulan ketidakpastian mengenai apakah skema ETA pasca-Brexit akan menggantikan “Daftar Pelancong” bebas visa yang sebelumnya digunakan oleh rombongan pelajar Uni Eropa.
Menurut kebijakan Home Office, pemegang paspor dari negara yang memenuhi syarat ETA—termasuk Jerman—harus mengajukan permohonan secara online atau melalui aplikasi khusus minimal tiga hari sebelum keberangkatan. Siswa yang memegang paspor negara ketiga yang biasanya memerlukan visa untuk Inggris tetap harus mengurus visa kunjungan standar sampai kewarganegaraan mereka dimasukkan dalam peluncuran ETA secara bertahap. Setiap ETA dikenai biaya £10 dan berlaku untuk beberapa kali masuk selama dua tahun, atau sampai masa berlaku paspor habis.
Bagi pendidik Jerman, perubahan ini berarti perlu waktu persiapan dan anggaran tambahan untuk perjalanan kelas ke London, Edinburgh, atau Belfast. Operator tur melaporkan bahwa beberapa perjalanan musim gugur 2026 sudah dialihkan ke Irlandia, di mana pelajar dari wilayah Schengen masih bisa masuk dengan bebas visa kolektif. Perusahaan yang menjalankan program pascasarjana dengan modul di Inggris juga harus memastikan peserta pelatihan yang berdomisili di Jerman—terutama yang memiliki kewarganegaraan ganda—melengkapi pendaftaran ETA sebelum berangkat.
Imbauan ini juga mengingatkan pelancong bisnis bahwa petugas perbatasan Inggris dapat meminta bukti tiket lanjutan dan dana yang cukup; kegagalan mendaftar ETA sebelumnya bisa berakibat penolakan naik pesawat. Auswärtiges Amt menyarankan pelancong menyimpan salinan digital email persetujuan ETA dan mendaftar di portal pendaftaran krisis ELEFAND selama masa tinggal mereka.
Menurut kebijakan Home Office, pemegang paspor dari negara yang memenuhi syarat ETA—termasuk Jerman—harus mengajukan permohonan secara online atau melalui aplikasi khusus minimal tiga hari sebelum keberangkatan. Siswa yang memegang paspor negara ketiga yang biasanya memerlukan visa untuk Inggris tetap harus mengurus visa kunjungan standar sampai kewarganegaraan mereka dimasukkan dalam peluncuran ETA secara bertahap. Setiap ETA dikenai biaya £10 dan berlaku untuk beberapa kali masuk selama dua tahun, atau sampai masa berlaku paspor habis.
Bagi pendidik Jerman, perubahan ini berarti perlu waktu persiapan dan anggaran tambahan untuk perjalanan kelas ke London, Edinburgh, atau Belfast. Operator tur melaporkan bahwa beberapa perjalanan musim gugur 2026 sudah dialihkan ke Irlandia, di mana pelajar dari wilayah Schengen masih bisa masuk dengan bebas visa kolektif. Perusahaan yang menjalankan program pascasarjana dengan modul di Inggris juga harus memastikan peserta pelatihan yang berdomisili di Jerman—terutama yang memiliki kewarganegaraan ganda—melengkapi pendaftaran ETA sebelum berangkat.
Imbauan ini juga mengingatkan pelancong bisnis bahwa petugas perbatasan Inggris dapat meminta bukti tiket lanjutan dan dana yang cukup; kegagalan mendaftar ETA sebelumnya bisa berakibat penolakan naik pesawat. Auswärtiges Amt menyarankan pelancong menyimpan salinan digital email persetujuan ETA dan mendaftar di portal pendaftaran krisis ELEFAND selama masa tinggal mereka.