Dubai memperjelas aturan untuk visa turis baru dengan masa berlaku 5 tahun dan multiple-entry
Enam puluh warga India yang dideportasi dari UAE tiba di Surat
Dubai luncurkan visa turis multi-masuk lima tahun tanpa perlu sponsor
Berita Terbaru
UAE Luncurkan Visa Turis Multi-Masuk Lima Tahun Tanpa Perlu Sponsor Lokal
Dubai resmi meluncurkan visa turis multiple-entry dengan masa berlaku lima tahun pada 15 Juli. Dokumen yang dapat disponsori sendiri ini memungkinkan pengunjung masuk ke UAE berulang kali selama maksimal 90 hari per kunjungan (dapat diperpanjang hingga 180 hari dalam setahun) dan diharapkan mempermudah perencanaan perjalanan bagi pelancong bisnis dan keluarga yang sering datang. Pemohon harus memiliki saldo bank sebesar US$4.000, paspor dengan masa berlaku minimal enam bulan, asuransi kesehatan, serta membayar biaya sekitar AED 3.700. Langkah ini meningkatkan daya saing UAE sebagai pusat regional untuk pertemuan, investasi, dan proyek kerja.
Peringatan Perjalanan UAE: Pembatalan Penerbangan, Peringatan Rute Udara, dan Aturan Masuk Baru untuk Penumpang Tujuan India
Peringatan perjalanan luas dari UAE pada 15 Juli menyoroti pembatalan penerbangan baru di bandara Abha, Arab Saudi, peringatan baru terkait ruang udara Uni Eropa, serta pengaktifan mendadak formulir kesehatan digital wajib di India. Meskipun jadwal Emirates dan Etihad sebagian besar tetap berjalan, penumpang harus menghadapi rute yang lebih panjang dan pemeriksaan dokumen yang lebih ketat. Perusahaan disarankan menyiapkan waktu tambahan dalam jadwal perjalanan dan memperbarui protokol manajemen risiko.
Ketegangan regional picu pembatalan penerbangan bergilir dan aturan perjalanan baru bagi penumpang UAE
Serangan rudal ke Arab Saudi, konflik AS-Iran yang berkembang, dan deklarasi kesehatan baru dari India menyebabkan gangguan pada perjalanan yang terkait dengan UAE pada 15 Juli. Maskapai Teluk mengalihkan atau membatalkan penerbangan—terutama ke Abha—sementara formulir Air Suvidha 2.0 India menjadi wajib bagi penumpang dari UAE. Perusahaan disarankan memantau pemberitahuan ruang udara, menyiapkan fleksibilitas jadwal perjalanan, dan menambahkan formulir kesehatan ini ke pemeriksaan sebelum keberangkatan.
Dubai mencatat lebih dari satu juta izin tinggal baru dan 66.000 Visa Emas pada paruh pertama 2026
GDRFA Dubai telah memproses lebih dari satu juta izin tinggal baru, 910.000 perpanjangan, dan 66.000 Visa Emas pada paruh pertama tahun 2026, menurut data yang dirilis pada 15 Juli. Rata-rata waktu pemrosesan hanya empat menit dan perluasan kategori visa menegaskan strategi Dubai untuk menarik investor dan tenaga ahli, memberikan tim mobilitas korporat jalur onboarding yang lebih cepat dan terprediksi.
Air Suvidha 2.0: India Kembali Terapkan Formulir Kesehatan Digital untuk Wisatawan ke UAE
India kembali memberlakukan formulir deklarasi mandiri digital Air Suvidha untuk penumpang dari UAE mulai 15 Juli terkait kekhawatiran Ebola. Formulir ini harus diisi secara online dalam waktu 24 jam sebelum keberangkatan; jika tidak, penumpang bisa ditolak naik pesawat. Perusahaan yang memindahkan staf antara UAE dan India disarankan memperbarui daftar periksa perjalanan dan pengingat otomatis.
Bandara Internasional Navi Mumbai luncurkan rute internasional pertama dengan layanan tiga kali seminggu ke Abu Dhabi
Air India Express resmi meluncurkan layanan internasional berjadwal pertama dari Bandara Internasional Navi Mumbai pada 15 Juli, menghubungkan hub baru yang ramah lingkungan ini dengan Abu Dhabi tiga kali seminggu. Rute ini memperkuat konektivitas antara UAE dan India, membuka pintu kedua di Mumbai untuk penumpang dan kargo, serta diperkirakan akan mendorong persaingan harga dan kapasitas di salah satu koridor bisnis tersibuk di kawasan ini.
Jerman Perbarui Imbauan Perjalanan ke UAE: Warga Harus Batalkan Visa Sebelum Berangkat dengan Paspor Sementara
Pembaruan imbauan keamanan Jerman untuk UAE menegaskan bahwa warga asing yang tinggal di sana dan hendak berangkat menggunakan paspor darurat atau sementara wajib membatalkan izin tinggal UAE minimal 24 jam sebelum keberangkatan. Jika tidak, mereka bisa ditolak keluar dan dikenai denda. Para pemberi kerja disarankan menyiapkan waktu tambahan dalam rencana pemulangan atau perjalanan darurat serta memastikan staf memiliki paspor standar yang masih berlaku.
Bea Cukai Dubai Perbarui Platform ‘Layanan untuk Pelancong’ dengan Alat Deklarasi Mandiri Real-Time
Bea Cukai Dubai merilis versi 1.1 dari portal ‘Layanan untuk Pelancong’ pada 15 Juli, menambahkan formulir deklarasi mandiri melalui ponsel dan kalkulator bea yang bertujuan mempercepat proses pemeriksaan penumpang. Pembaruan ini sangat tepat mengingat volume musim panas yang mencapai rekor dan peningkatan keamanan regional. Perusahaan yang memindahkan staf dan peralatan demo melalui Dubai disarankan untuk mengenal proses digital baru ini agar terhindar dari denda dan keterlambatan.