
Departemen Imigrasi Hong Kong (ImmD) mengonfirmasi pada 17 Juli bahwa mereka telah memulangkan enam warga Pakistan yang klaim non-refoulement-nya ditolak dan sebelumnya menolak upaya deportasi secara fisik. Operasi yang dinamai “Expel” ini melibatkan penerbangan charter dari Hong Kong ke Guangzhou, di mana para deportan dipindahkan ke penerbangan komersial menuju Islamabad dengan pengawalan ketat. Ketiadaan penerbangan langsung ke Pakistan selama ini mempersulit proses deportasi paksa, karena pengawalan harus melewati beberapa pemberhentian yang meningkatkan risiko keamanan. Dengan memanfaatkan jaringan penerbangan Asia Selatan yang lebih luas dari Guangzhou, ImmD berhasil menyelesaikan deportasi dalam waktu setengah dari biasanya dan mengurangi biaya menginap semalam. Otoritas menyatakan taktik ini merupakan pengembangan dari aturan deportasi yang lebih ketat sejak Desember 2022, yang memberi wewenang kepada petugas untuk melanjutkan proses setelah semua tinjauan hukum selesai. Sejak itu, Hong Kong menjalankan penerbangan charter serupa pada November 2025 dan Maret 2026, menandakan sikap lebih tegas terhadap pelanggar visa dan pekerja ilegal. Spesialis relokasi perusahaan perlu mencermati tren ini: karyawan dengan visa tanggungan atau kerja yang kedaluwarsa berisiko dipercepat deportasinya jika banding ditolak. Kelompok masyarakat mengkhawatirkan transparansi dan akses tahanan ke penasihat hukum, namun Pemerintah SAR berargumen bahwa deportasi yang efisien membebaskan ruang pusat penahanan dan mencegah klaim suaka palsu yang membebani Mekanisme Penyaringan Terpadu. Tips praktis: Pengusaha wajib memantau tanggal kedaluwarsa visa staf asing dan pembantu; sesuai kebijakan penegakan terbaru, keterlambatan tinggal lebih dari 14 hari dapat memicu penahanan sambil menunggu pengaturan deportasi.
Sumber: The Standard (Hong Kong)
Bagaimana VisaHQ dapat membantu
VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Hong Kong.Lebih Banyak Dari Hong Kong
Lihat semua
Cathay Pacific tunda kembali penerbangan ke Dubai dan Riyadh karena ketidakstabilan di Timur Tengah
AS Izinkan Perintah Darurat Nasional Hong Kong Berakhir, Kota Menyatakan Langkah Ini Akan Menghidupkan Kembali Hubungan Ekonomi Normal