
Bandara Internasional Shanghai Pudong (PVG) semakin mengukuhkan posisinya sebagai pintu gerbang utama China daratan ke dunia internasional selama tujuh bulan pertama tahun 2026. Berdasarkan data yang dirilis Pemerintah Kota Shanghai pada 22 Juli 2026, bandara ini telah melayani lebih dari 20 juta penumpang masuk dan keluar sepanjang tahun ini, angka tertinggi di antara semua pos pemeriksaan perbatasan di China.
Yang membuat angka ini sangat penting bagi tim mobilitas korporat adalah komposisi penumpangnya. Warga negara asing mencapai 3,29 juta kedatangan—naik 22 persen dibanding tahun sebelumnya—menunjukkan pemulihan yang kuat dalam perjalanan bisnis dan pariwisata. Pemegang paspor Korea Selatan memimpin lonjakan ini dengan 430.000 kedatangan, diikuti oleh Rusia, Amerika Serikat, Thailand, dan Malaysia. Aliran penumpang ini sangat mencerminkan daftar negara yang masuk dalam program uji coba bebas visa 30 hari unilateral China, yang berarti banyak pelancong kini bisa masuk tanpa harus mengurus visa konsuler yang memakan waktu dan biaya.
Perjalanan transit juga meningkat pesat. Bandara menangani 2,28 juta penumpang di bawah skema transit langsung 24 jam yang memungkinkan pelancong memenuhi koneksi penerbangan pada hari yang sama tanpa harus melewati pemeriksaan imigrasi formal. Perusahaan multinasional semakin banyak mengarahkan rute regional mereka melalui Pudong untuk memanfaatkan waktu koneksi minimum yang lebih singkat serta fasilitas ruang konferensi khusus di area bandara untuk menggelar pertemuan.
Beberapa acara besar turut mendorong peningkatan angka ini. Pada Juli saja, delegasi World Artificial Intelligence Conference (WAIC) dan berbagai pameran dagang menggunakan layanan imigrasi khusus di Pudong, yang diperluas oleh petugas perbatasan Shanghai untuk menangani hampir 300 kedatangan VIP pada pekan 14–20 Juli. Para pejabat menyatakan siap membuka lebih banyak gerbang elektronik dan menambah staf “Mobile Officer” jika lalu lintas penumpang meningkat selama puncak musim wisata Agustus.
Bagi manajer mobilitas, pesan yang jelas adalah: kapasitas throughput Pudong, ditambah dengan eksperimen bebas visa yang lebih luas di China, mengembalikan Shanghai sebagai pilihan utama dan paling praktis untuk penugasan ekspatriat dan proyek jangka pendek di daratan China. Organisasi dengan volume perjalanan intra-Asia tinggi disarankan untuk meninjau kembali perjanjian maskapai dan alokasi hotel guna memaksimalkan konektivitas bandara yang terus berkembang serta ketersediaan kursi yang melimpah.
Yang membuat angka ini sangat penting bagi tim mobilitas korporat adalah komposisi penumpangnya. Warga negara asing mencapai 3,29 juta kedatangan—naik 22 persen dibanding tahun sebelumnya—menunjukkan pemulihan yang kuat dalam perjalanan bisnis dan pariwisata. Pemegang paspor Korea Selatan memimpin lonjakan ini dengan 430.000 kedatangan, diikuti oleh Rusia, Amerika Serikat, Thailand, dan Malaysia. Aliran penumpang ini sangat mencerminkan daftar negara yang masuk dalam program uji coba bebas visa 30 hari unilateral China, yang berarti banyak pelancong kini bisa masuk tanpa harus mengurus visa konsuler yang memakan waktu dan biaya.
Perjalanan transit juga meningkat pesat. Bandara menangani 2,28 juta penumpang di bawah skema transit langsung 24 jam yang memungkinkan pelancong memenuhi koneksi penerbangan pada hari yang sama tanpa harus melewati pemeriksaan imigrasi formal. Perusahaan multinasional semakin banyak mengarahkan rute regional mereka melalui Pudong untuk memanfaatkan waktu koneksi minimum yang lebih singkat serta fasilitas ruang konferensi khusus di area bandara untuk menggelar pertemuan.
Beberapa acara besar turut mendorong peningkatan angka ini. Pada Juli saja, delegasi World Artificial Intelligence Conference (WAIC) dan berbagai pameran dagang menggunakan layanan imigrasi khusus di Pudong, yang diperluas oleh petugas perbatasan Shanghai untuk menangani hampir 300 kedatangan VIP pada pekan 14–20 Juli. Para pejabat menyatakan siap membuka lebih banyak gerbang elektronik dan menambah staf “Mobile Officer” jika lalu lintas penumpang meningkat selama puncak musim wisata Agustus.
Bagi manajer mobilitas, pesan yang jelas adalah: kapasitas throughput Pudong, ditambah dengan eksperimen bebas visa yang lebih luas di China, mengembalikan Shanghai sebagai pilihan utama dan paling praktis untuk penugasan ekspatriat dan proyek jangka pendek di daratan China. Organisasi dengan volume perjalanan intra-Asia tinggi disarankan untuk meninjau kembali perjanjian maskapai dan alokasi hotel guna memaksimalkan konektivitas bandara yang terus berkembang serta ketersediaan kursi yang melimpah.
Bagaimana VisaHQ dapat membantu
VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Republik Rakyat Cina.Lebih Banyak Dari Republik Rakyat Cina
Lihat semua
Badai Petir Mengacaukan Pusat Penerbangan China—4.461 Penerbangan Tertunda atau Dibatalkan Jelang Akhir Pekan 22 Juli
CAAC Terbitkan Daftar Ketujuh Permohonan Lisensi Teknik Bandara, Menandai Gelombang Ekspansi Baru Pusat Transportasi China