
Para pelancong India yang mengajukan permohonan visa kunjungan jangka pendek ke Jepang di pusat VFS Global di Bengaluru melaporkan pengalaman yang jauh lebih lancar. Seorang pemohon pertama kali yang mengajukan pada 29 Juli menerima pemberitahuan pengambilan paspor dalam waktu empat hari kerja dan membagikan daftar dokumen lengkap pada 31 Juli. Jepang mengembalikan visa kunjungan multi-masuk selama 90 hari untuk warga India pada April 2026 setelah penangguhan selama setahun terkait peningkatan sistem biometrik. Pejabat konsuler secara diam-diam meningkatkan kuota harian berkas di Bengaluru dan Mumbai bulan ini, meninggalkan sistem janji temu berbasis undian yang membuat frustrasi para pelancong pada 2025. Bagi tim mobilitas korporat, percepatan proses ini penting menjelang kalender pameran dagang musim gugur di Tokyo, Osaka, dan Nagoya. Perusahaan harus mencatat bahwa Jepang masih mengharuskan pengembalian pajak penghasilan asli atau Formulir 16 untuk dua tahun sebelumnya, yang menjadi kendala bagi para profesional muda. Staf VFS di Bengaluru juga mulai menerima pembayaran INR melalui UPI dan kartu kredit, memudahkan penyelesaian biaya untuk aplikasi kelompok. Namun, pusat tersebut tetap mewajibkan itinerary cetak yang distempel oleh agen perjalanan resmi—tangkapan layar aplikasi digital tidak diterima. Manajer perjalanan disarankan menganggarkan waktu minimal satu minggu untuk proses di luar Delhi dan Mumbai, memperhitungkan waktu pengiriman kurir, dan mengingatkan karyawan bahwa Jepang mengharuskan label visa ditempel secara fisik; alternatif e-visa belum tersedia untuk warga India.
Sumber: Reddit – r/visas