1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. India
  4. /
  5. AS Sebut Empat Perusahaan ‘Pelanggar Sengaja’ dalam Penertiban Terbaru Visa H-1B

AS Sebut Empat Perusahaan ‘Pelanggar Sengaja’ dalam Penertiban Terbaru Visa H-1B

Jul 30, 2026
·
AS Sebut Empat Perusahaan ‘Pelanggar Sengaja’ dalam Penertiban Terbaru Visa H-1B
Para profesional TI India yang mengandalkan program H-1B untuk bekerja di Amerika Serikat terbangun pada 29 Juli dengan adanya penegakan kepatuhan baru dari Washington. Departemen Tenaga Kerja AS (DOL) secara diam-diam memperbarui daftar “pelanggar sengaja” publiknya, menambahkan empat perusahaan yang dinyatakan dengan sengaja melanggar aturan upah-jam kerja atau kondisi tenaga kerja. Selama masa larangan—beberapa berakhir pada 2027—perusahaan-perusahaan ini dilarang mengajukan petisi H-1B baru dan menghadapi audit federal acak.

Mengapa ini penting bagi India: sekitar 70% dari semua pekerja H-1B adalah warga negara India, dan bahkan tindakan penegakan yang terbatas dapat mengganggu tawaran pekerjaan, jadwal proyek, dan rencana transfer visa. Pengacara imigrasi di Bengaluru dan Hyderabad melaporkan lonjakan panggilan “apakah tawaran saya masih bisa dilanjutkan?” setiap kali daftar pelanggar sengaja diperbarui. Kandidat India kini harus memeriksa ulang apakah calon pemberi kerja mereka tercantum dalam daftar sebelum mengundurkan diri dari pekerjaan saat ini atau membuat janji visa.

AS Sebut Empat Perusahaan ‘Pelanggar Sengaja’ dalam Penertiban Terbaru Visa H-1B


Perkembangan ini juga menjadi sinyal bahwa penindakan penipuan yang dijanjikan oleh pemerintahan Biden tetap berjalan, meskipun ada tekanan kuat dari industri teknologi. Pemberi kerja yang tidak tercantum dalam daftar harus mengantisipasi lebih banyak kunjungan lokasi dan audit dokumen, sementara pekerja H-1B mungkin menghadapi siklus permintaan bukti (RFE) yang lebih panjang saat kantor konsuler memeriksa pengaturan dengan klien akhir secara lebih ketat.

Tips praktis: Pelamar asal India sebaiknya (1) memeriksa status pemberi kerja mereka di situs web DOL, (2) menyimpan surat tawaran, salinan LCA, dan surat klien akhir untuk wawancara visa, dan (3) jika sudah memegang H-1B, menjaga slip gaji dan lembar waktu terbaru untuk antisipasi pemeriksaan acak. Perusahaan harus menyelaraskan HR, penggajian, dan penasihat imigrasi agar terhindar dari kesalahan yang tidak disengaja yang dapat memicu larangan.
Sumber: Business Standard

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk India.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×