1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. India
  4. /
  5. Laporan Menunjukkan Lalu Lintas di Hormuz dan Bab el-Mandeb Tetap Stabil Meski Ada Kekhawatiran Keamanan

Laporan Menunjukkan Lalu Lintas di Hormuz dan Bab el-Mandeb Tetap Stabil Meski Ada Kekhawatiran Keamanan

Jul 31, 2026
·
Laporan Menunjukkan Lalu Lintas di Hormuz dan Bab el-Mandeb Tetap Stabil Meski Ada Kekhawatiran Keamanan
Data dari S&P Global yang dirilis pada 30 Juli memberikan gambaran yang cukup positif bagi para pengirim barang yang khawatir tentang dua titik kemacetan utama yang mengalirkan seperlima perdagangan laut dunia. Menurut perusahaan analitik tersebut, pada 27 Juli tercatat 32 kapal melintasi Bab el-Mandeb dan 15 kapal melewati Selat Hormuz—angka yang sejalan dengan rata-rata Juli meskipun terjadi serangkaian insiden drone terhadap kapal tanker. Armada yang melintas terdiri dari VLCC yang membawa minyak mentah Saudi, kapal tanker produk, kapal kontainer, dan kapal pendarat kecil, dengan sekitar sepertiga pergerakan di Bab el-Mandeb menuju Laut Merah untuk Kanal Suez. Yang menarik, lima kapal yang melintasi Hormuz tidak mengaktifkan beacon AIS, menandakan aktivitas zona abu-abu yang masih berlangsung di perairan Teluk. Para analis juga mencatat adanya penyimpanan minyak Iran yang belum pernah terjadi sebelumnya sebanyak 47 juta barel di kapal-kapal terapung—naik dari 30 juta pertengahan bulan—karena sanksi dan risiko rute yang mempersulit jadwal bongkar muat. Bagi perusahaan di India, volume yang lebih stabil berarti lonjakan biaya pengiriman dalam waktu dekat bisa diminimalkan. India mengimpor lebih dari 60% minyak mentahnya dari Asia Barat; gangguan berkelanjutan akan memaksa kilang mencari kargo dari wilayah Atlantik, yang bisa menambah premi pengiriman hingga US$2 per barel. Sementara itu, produsen yang berorientasi ekspor—terutama sektor farmasi dan tekstil—dapat mengharapkan jadwal pelayaran yang tetap dapat diprediksi dalam jangka pendek. Namun, tim kepatuhan disarankan untuk memantau klausul asuransi: premi risiko perang untuk kargo yang melewati Hormuz kini mencapai 0,75% dari nilai kapal, hampir tiga kali lipat dibandingkan tahun lalu. Para pengirim barang juga harus mewaspadai kemungkinan sanksi sekunder dari Uni Eropa atau AS terhadap kapal yang mematikan AIS di Teluk, sebuah praktik yang semakin dianggap sebagai perilaku berisiko oleh regulator.
Sumber: India Shipping News

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk India.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×