
Air New Zealand memulai promosi lima hari ‘SaleAway to NZ’, menawarkan tarif sekali jalan trans-Tasman serendah A$285 untuk perjalanan hingga Agustus 2027. Promo yang dimulai 15 September ini mencakup 20 destinasi di Selandia Baru dari Brisbane, Sydney, Melbourne, Adelaide, Hobart, dan yang penting, Bandara Internasional Western Sydney yang baru dibuka bulan depan. Tarif utama termasuk Brisbane–Wellington mulai A$285, Sydney–Christchurch mulai A$299, dan Western Sydney–Auckland mulai A$302. Maskapai ini menyatakan kampanye ini bertujuan mengamankan lalu lintas korporat dan MICE untuk acara 2027 seperti festival CubaDupa di Wellington dan Electric Avenue di Christchurch. Bagi bisnis Australia, jendela pemesanan yang diperpanjang ini menjadi kesempatan untuk mengunci anggaran TMC yang lebih rendah di tengah tarif penerbangan jarak pendek yang masih 18 persen lebih tinggi dari rata-rata 2019. Manajer perjalanan juga bisa memanfaatkan penurunan tarif ini untuk mengalihkan lebih banyak penumpang ke jadwal Winter 2026/27 Air New Zealand yang terus berkembang, termasuk layanan tambahan ke Queenstown yang menyasar pasar ski. Promo ini menegaskan persaingan yang semakin ketat di koridor internasional tersibuk keempat di dunia. Qantas dan Jetstar menambah kapasitas trans-Tasman sebesar lima persen untuk musim dingin utara, sementara pendatang baru Bonza mengincar penerbangan Gold Coast–Auckland pada 2027. Para analis mengatakan diskon berkelanjutan ini bisa meredam inflasi tarif penerbangan yang telah mempengaruhi perjalanan bisnis keluar Australia sejak perbatasan dibuka kembali. Tim mobilitas harus mencatat bahwa Smartraveller masih mewajibkan warga Australia mengisi Deklarasi Pelancong digital Selandia Baru sebelum kedatangan. Perusahaan yang memesan lebih awal perlu memantau perkembangan proses NZTD dan uji coba biometrik yang direncanakan di bandara Auckland dan Wellington pada 2027.
Sumber: Karryon