1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. India
  4. /
  5. Tingkat penolakan visa pelajar Australia untuk warga India mencapai angka tertinggi dalam satu dekade, yaitu 40 persen.

Tingkat penolakan visa pelajar Australia untuk warga India mencapai angka tertinggi dalam satu dekade, yaitu 40 persen.

Sep 15, 2026
·
Tingkat penolakan visa pelajar Australia untuk warga India mencapai angka tertinggi dalam satu dekade, yaitu 40 persen.
Data dari Departemen Dalam Negeri Australia yang dirilis minggu ini menunjukkan tingkat penolakan aplikasi visa pelajar luar negeri mencapai 24,2 persen pada Juni 2026—tertinggi dalam sepuluh tahun terakhir—dengan pelamar asal India mengalami tingkat penolakan yang lebih tajam, yaitu 40 persen. Mahasiswa Nepal bahkan menghadapi penolakan lebih dari 50 persen, sementara warga China hanya 5,8 persen. Pihak berwenang menyebut lonjakan ini disebabkan oleh penerapan tes “Genuine Student” (GS) baru di Australia, yang bertujuan membatasi penyalahgunaan jalur pelajar untuk migrasi tenaga kerja berkeahlian rendah. Petugas kini meneliti riwayat akademik pelamar, relevansi program studi, kemampuan finansial, dan rencana setelah studi. Ketidaksesuaian antara kualifikasi sebelumnya dengan program yang dipilih, atau pengajuan ke perguruan tinggi swasta dengan catatan kelulusan rendah, menjadi tanda bahaya yang berujung pada penolakan cepat. Sikap yang lebih ketat ini mengkhawatirkan konsultan pendidikan India: Andhra Pradesh dan Telangana bersama-sama mengirim puluhan ribu pelajar ke Australia setiap tahun. Banyak yang sudah membayar biaya konseling dan deposit kuliah. Universitas khawatir kandidat berkualitas tinggi akan beralih ke Kanada, Inggris, atau Eropa daratan, sehingga pangsa pasar Australia dalam program magister yang menguntungkan menurun. Calon mahasiswa disarankan untuk menyusun Pernyataan Tujuan (Statement of Purpose) yang rinci, mengaitkan studi yang diusulkan dengan tujuan karier yang jelas di India, menunjukkan ikatan kuat dengan negara asal, dan menyediakan bukti dana yang meyakinkan. Institusi pendidikan sendiri tengah melobi pemerintah Canberra agar kriteria GS diperbaiki dan diberlakukan penilaian risiko tingkat penyedia agar universitas berkualitas tidak terkena dampak penipuan di sektor secara keseluruhan. Perusahaan yang mensponsori karyawan untuk program pascasarjana di Australia atau mengandalkan jalur Temporary Graduate (subclass 485) disarankan menyiapkan waktu tambahan untuk proses visa dan mempertimbangkan tujuan alternatif jika program dimulai awal 2027.
Sumber: Hindustan Times (Telugu edition)

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk India.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×