
Menteri Dalam Negeri Italia, Matteo Piantedosi, memperpanjang pengawasan pada semua jalur udara dan laut dengan Spanyol selama 15 hari lagi, menyusul informasi intelijen tentang kemungkinan infiltrasi teroris setelah lonjakan migrasi musim panas di Ceuta. Meskipun langkah ini tidak langsung berlaku untuk perbatasan darat dengan Austria, dampaknya langsung dirasakan oleh warga Austria yang menggunakan Milan, Roma, atau Venesia sebagai hub penerbangan ke Iberia. Maskapai penerbangan mulai menyarankan penumpang untuk menyediakan waktu ekstra guna pemeriksaan paspor manual dan kemungkinan pemeriksaan keamanan tambahan.
Sejak pengawasan ini diberlakukan pada 1 Agustus, maskapai diwajibkan mengirim data nama penumpang ke polisi Italia empat jam sebelum keberangkatan. Perusahaan manajemen perjalanan di Wina melaporkan adanya keterlambatan sporadis di gerbang keberangkatan dan kedatangan saat petugas membandingkan dokumen dengan profil risiko. Spanyol juga menerapkan langkah serupa dengan mengaktifkan pemeriksaan acak bagi pelancong dari Italia hingga setidaknya 8 Oktober.
Penangguhan bilateral ini menambah kompleksitas setelah Austria memberlakukan pemeriksaan perbatasan internal baru, memperlihatkan bagaimana berbagai pengecualian Schengen mempersulit jadwal perjalanan perusahaan. Perusahaan multinasional yang berbasis di Wina dan mengirim teknisi ke pabrik otomotif Spanyol melalui Milan kini menghadapi lapisan administrasi tambahan. Beberapa perusahaan memilih penerbangan langsung Wina–Madrid meski tarifnya lebih mahal, dengan alasan kepastian jadwal lebih penting daripada biaya.
Bagi para profesional mobilitas, hal utama yang harus diperhatikan adalah kepatuhan. Pelancong yang transit di Italia harus membawa paspor dengan masa berlaku minimal enam bulan dan, jika berlaku, memastikan kuota 90/180 hari Schengen belum habis—polisi perbatasan telah memulangkan konsultan non-Uni Eropa yang salah menghitung hari tinggal pada proyek sebelumnya. Warga Austria juga harus tahu bahwa kartu identitas nasional masih diterima, namun petugas dapat mengajukan pertanyaan tambahan mengenai tujuan kunjungan.
Jika tekanan migrasi di Ceuta berlanjut, analis memperkirakan Roma dan Madrid akan mengajukan perpanjangan lagi awal Oktober, sehingga pengawasan sementara ini bisa berlangsung hingga puncak Natal. Manajer perjalanan disarankan untuk memberi pengarahan kepada staf dan menggunakan rencana perjalanan dinamis yang dapat diubah tanpa biaya tambahan.
Sejak pengawasan ini diberlakukan pada 1 Agustus, maskapai diwajibkan mengirim data nama penumpang ke polisi Italia empat jam sebelum keberangkatan. Perusahaan manajemen perjalanan di Wina melaporkan adanya keterlambatan sporadis di gerbang keberangkatan dan kedatangan saat petugas membandingkan dokumen dengan profil risiko. Spanyol juga menerapkan langkah serupa dengan mengaktifkan pemeriksaan acak bagi pelancong dari Italia hingga setidaknya 8 Oktober.
Penangguhan bilateral ini menambah kompleksitas setelah Austria memberlakukan pemeriksaan perbatasan internal baru, memperlihatkan bagaimana berbagai pengecualian Schengen mempersulit jadwal perjalanan perusahaan. Perusahaan multinasional yang berbasis di Wina dan mengirim teknisi ke pabrik otomotif Spanyol melalui Milan kini menghadapi lapisan administrasi tambahan. Beberapa perusahaan memilih penerbangan langsung Wina–Madrid meski tarifnya lebih mahal, dengan alasan kepastian jadwal lebih penting daripada biaya.
Bagi para profesional mobilitas, hal utama yang harus diperhatikan adalah kepatuhan. Pelancong yang transit di Italia harus membawa paspor dengan masa berlaku minimal enam bulan dan, jika berlaku, memastikan kuota 90/180 hari Schengen belum habis—polisi perbatasan telah memulangkan konsultan non-Uni Eropa yang salah menghitung hari tinggal pada proyek sebelumnya. Warga Austria juga harus tahu bahwa kartu identitas nasional masih diterima, namun petugas dapat mengajukan pertanyaan tambahan mengenai tujuan kunjungan.
Jika tekanan migrasi di Ceuta berlanjut, analis memperkirakan Roma dan Madrid akan mengajukan perpanjangan lagi awal Oktober, sehingga pengawasan sementara ini bisa berlangsung hingga puncak Natal. Manajer perjalanan disarankan untuk memberi pengarahan kepada staf dan menggunakan rencana perjalanan dinamis yang dapat diubah tanpa biaya tambahan.
Sumber: Austria24 TV
Bagaimana VisaHQ dapat membantu
VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Austria.Lebih Banyak Dari Austria
Lihat semua
Kekurangan staf di Austro Control sebabkan keterlambatan penerbangan Jumat sore di Bandara Internasional Wina
Kode Imigrasi Terpadu Diterbitkan: Amandemen Baru NAG Austria Perketat Aturan Reunifikasi Keluarga dan Izin ICT