
Bandara Sydney memperkirakan 2,67 juta penumpang akan melewati tiga terminalnya antara 21 September hingga 11 Oktober, menurut data yang dirilis Destination NSW pada 18 September. Hari tersibuk diprediksi jatuh pada 2 Oktober, dengan perkiraan 94.000 penumpang domestik. Volume penerbangan internasional juga meningkat seiring maskapai menambah kapasitas ke Amerika Utara dan Asia Tenggara. CEO bandara, Scott Charlton, menyatakan bahwa penambahan jalur keamanan, pembukaan kembali toko bebas bea, dan sistem pengelolaan lalu lintas di tepi jalan baru akan membantu mengatasi lonjakan penumpang. Bandara bekerja sama dengan Australian Border Force dan maskapai untuk mengatur jadwal keberangkatan secara bergelombang serta memastikan kios SmartGate beroperasi penuh—prioritas setelah gangguan e-gate nasional pekan ini. Bagi perusahaan, lonjakan ini berarti waktu tunggu lebih lama, permintaan parkir mobil meningkat, dan potensi kemacetan di jalan tol M5 dan M8 yang menuju kawasan bandara. Perusahaan manajemen perjalanan menyarankan eksekutif untuk tiba minimal tiga jam sebelum penerbangan internasional dan memanfaatkan jalur prioritas jika tersedia. Lonjakan musim semi ini terjadi di tengah pemulihan yang berkelanjutan: Sydney menangani 2,5 juta penumpang pada periode liburan yang sama tahun lalu dan diperkirakan akan melampaui trafik sebelum pandemi pada 2027. Badan pariwisata melihat angka ini sebagai bukti permintaan kuat untuk perjalanan masuk dan keluar, meningkatkan kepercayaan dalam pemesanan hotel dan konferensi untuk kuartal keempat 2026.
Sumber: Destination NSW