
Departemen Imigrasi Hong Kong dan Otoritas Industri Perjalanan (TIA) menggelar operasi bersama selama dua hari pada 5-6 Oktober, menargetkan pemandu wisata tanpa izin di lokasi foto populer di Tsim Sha Tsui dan Central. Dua warga negara Tiongkok daratan yang memegang izin kunjungan ditangkap karena memberikan layanan pemanduan dan fotografi berbayar kepada kelompok tur, melanggar ketentuan izin tinggal mereka. Berdasarkan Peraturan Ketenagakerjaan Hong Kong, pengunjung dilarang melakukan pekerjaan dalam bentuk apapun—berbayar atau tidak—tanpa persetujuan Direktur Imigrasi. Kedua tersangka, berusia 29 dan 34 tahun, menghadapi dakwaan dengan hukuman maksimal dua tahun penjara dan denda HK$50.000. TIA menyatakan penindakan ini sebagai respons atas keluhan industri bahwa pemandu ilegal merugikan pemandu berlisensi dan menurunkan kualitas layanan. Otoritas akan meningkatkan inspeksi mendadak selama musim kunjungan puncak, dengan fokus pada kawasan wisata dan terminal bus lintas batas. Tim perjalanan korporat diimbau mengingatkan rekan kerja yang berkunjung bahwa aktivitas berbayar yang tampak sederhana—seperti menjadi penerjemah atau fotografer—memerlukan visa kerja yang sesuai atau masuk dalam skema Pengunjung Jangka Pendek (STV) untuk layanan ahli.