China Perpanjang Bebas Visa 30 Hari untuk Warga Australia Hingga Akhir 2026
Pertemuan Tahunan Mobilitas Tenaga Kerja Pasifik Dibuka di Honiara dengan Bebas Visa untuk Delegasi
Qantas Luncurkan Penawaran Tiket ‘Explorer’ Pertama di India untuk Tingkatkan Kunjungan ke 45 Kota di Australia
Berita Terbaru
Parlemen Inggris Tanyai Penasihat Migrasi Saat Angka Migrasi Bersih Turun—Dampaknya bagi Perusahaan Australia
Anggota Parlemen Inggris menginterogasi Migration Advisory Committee pada 4 November, menandakan kemungkinan kenaikan ambang batas gaji dan batasan yang akan meningkatkan biaya bagi perusahaan Australia yang mengirim staf ke Inggris. Perusahaan yang terdampak disarankan untuk memantau White Paper yang akan datang dan aktif berpartisipasi dalam proses konsultasi.
Pameran Maritim Indo Pasifik 2025 Dibuka di Sydney, Menarik 800 Peserta Pameran Internasional
Pameran Maritim Indo Pasifik 2025 resmi dibuka pada 4 November, menarik ribuan delegasi dari luar negeri ke Sydney dan menguji sistem visa acara yang dipermudah di Australia. Proses yang lancar sangat penting mengingat dampak ekonomi acara ini mencapai AUD 70 juta serta meningkatnya kebutuhan keamanan.
Visa Individu Berpotensi Tinggi Inggris Meluas pada 4 November, Membuka Jalur Baru bagi Lulusan Australia
Mulai 4 November, visa High Potential Individual Inggris kini mengakui lebih banyak universitas dan memberlakukan batas 8.000 pemohon. Perubahan ini membuka lebih banyak peluang bagi lulusan Australia untuk mendapatkan pengalaman kerja di Inggris secara mandiri, namun juga berpotensi memicu persaingan ketat untuk kuota yang terbatas.
China Perpanjang Bebas Visa 30 Hari untuk Warga Australia hingga Akhir 2026
Beijing memperpanjang masa uji coba bebas visa 30 hari bagi warga Australia dan 44 negara lainnya hingga 31 Desember 2026. Keputusan yang diumumkan pada akhir 3 November 2025 ini mempermudah perjalanan bisnis dan wisata jangka pendek, meskipun penugasan kerja jangka panjang masih memerlukan visa standar. Perubahan ini diperkirakan akan meningkatkan kunjungan korporat, arus pariwisata, dan kerja sama universitas.
Penerbangan Perdana QantasLink dari Perth ke Pulau Christmas dan Cocos Resmi Diluncurkan
Jalur udara reguler ke Pulau Christmas dan Kepulauan Cocos (Keeling) dimulai pada 3 November 2025 dengan layanan baru QantasLink yang terbang dua kali seminggu dari Perth. Penerbangan ini meningkatkan keandalan pengiriman barang, mempercepat waktu perjalanan bagi staf pemerintah dan perusahaan, serta membuka peluang pariwisata baru di Wilayah Samudra Hindia.
Parlemen Mulai Penyidikan terhadap Kebijakan Migrasi Terampil Australia
Pada 3 November 2025, Komite Bersama Tetap tentang Migrasi memulai penyelidikan terkait nilai dan pengaturan program migrasi terampil Australia, dengan mengundang pengajuan masukan hingga 5 Januari 2026. Tinjauan ini berpotensi memengaruhi daftar pekerjaan di masa depan, prioritas pemrosesan, serta kewajiban kepatuhan bagi pemberi kerja.
Selandia Baru Buka Uji Coba Bebas Visa 12 Bulan untuk Wisatawan Pasifik dan Tiongkok yang Berangkat dari Australia
Mulai 3 November 2025, warga Tiongkok dan penduduk Kepulauan Pasifik yang memegang visa Australia yang memenuhi syarat dapat melakukan perjalanan langsung dari Australia ke Selandia Baru tanpa visa selama maksimal 90 hari dengan NZeTA. Program percontohan selama 12 bulan ini mempermudah mobilitas lintas Tasman dan diharapkan dapat meningkatkan pariwisata serta perjalanan bisnis.
Layanan SkyBus Listrik Diluncurkan di Bandara Perth, Tingkatkan Mobilitas Darat
SkyBus memulai jaringan bus listrik khusus di Bandara Perth pada 3 November 2025, dengan layanan setiap 15 menit menuju pusat kota dan kawasan utama. Kontrak ini meningkatkan konektivitas 'perjalanan awal dan akhir' bagi pelancong bisnis dan rekreasi serta mendukung target pengurangan emisi bandara.
Aplikasi Visa Pengunjung Guardian Kini Online Saat Selandia Baru Digitalisasi Mobilitas Keluarga
Mulai 3 November 2025, semua permohonan Visa Pengunjung Penjaga harus diajukan melalui sistem online terbaru Imigrasi NZ. Perubahan ini mempercepat waktu proses hingga setengahnya dan menyediakan pelacakan secara real-time, menguntungkan keluarga Australia yang mengirim anak-anak mereka ke sekolah di Selandia Baru.