
Pada Future Travel Experience (FTE) APAC Pioneer Awards yang digelar di Singapura pada 11 November, Cathay Pacific dan Otoritas Bandara Hong Kong (AAHK) termasuk dalam 10 pemenang yang mendapat penghargaan atas “prestasi luar biasa” dalam inovasi penerbangan. Para juri memuji Cathay atas peluncuran ‘Cathay Technologies,’ investasi dalam AI percakapan, serta penyediaan Wi-Fi cepat gratis, sementara AAHK diakui karena mengoperasikan jaringan 5G privat end-to-end pertama di dunia yang mendukung lebih dari 50 aplikasi bandara pintar.
Dorongan digital Cathay sangat terkait dengan layanan bagi pelancong bisnis. Operasi berbasis cloud memungkinkan pemesanan ulang lebih cepat saat gangguan, dan uji coba boarding biometrik memangkas waktu proses di gerbang hingga 40%. Kampus Digital & TI baru Cathay di Shenzhen akan menjadi pusat R&D untuk grup maskapai, termasuk HK Express dan anak perusahaan kargo Cathay Cargo.
Jaringan 5G privat AAHK mendukung kendaraan otonom, pemeliharaan prediktif berbasis IoT, dan pelacakan bagasi real-time di sistem tiga landasan pacu. Bagi manajer mobilitas korporat, peningkatan ini menjanjikan koneksi lebih lancar dan lebih sedikit bagasi yang salah rute—faktor penting dalam penjadwalan perjalanan regional yang ketat.
Penghargaan ganda ini memperkuat citra Hong Kong sebagai “super-connector” Asia, tepat saat kota ini berupaya mengembalikan volume penumpang seperti sebelum pandemi. Dengan Sistem Tiga Landasan Pacu yang akan beroperasi penuh akhir tahun ini, HKIA menargetkan 120 juta penumpang per tahun pada 2035. Pengakuan di panggung internasional ini memperkuat ambisi tersebut, menandakan investasi teknologi mulai menunjukkan hasil nyata.
Dorongan digital Cathay sangat terkait dengan layanan bagi pelancong bisnis. Operasi berbasis cloud memungkinkan pemesanan ulang lebih cepat saat gangguan, dan uji coba boarding biometrik memangkas waktu proses di gerbang hingga 40%. Kampus Digital & TI baru Cathay di Shenzhen akan menjadi pusat R&D untuk grup maskapai, termasuk HK Express dan anak perusahaan kargo Cathay Cargo.
Jaringan 5G privat AAHK mendukung kendaraan otonom, pemeliharaan prediktif berbasis IoT, dan pelacakan bagasi real-time di sistem tiga landasan pacu. Bagi manajer mobilitas korporat, peningkatan ini menjanjikan koneksi lebih lancar dan lebih sedikit bagasi yang salah rute—faktor penting dalam penjadwalan perjalanan regional yang ketat.
Penghargaan ganda ini memperkuat citra Hong Kong sebagai “super-connector” Asia, tepat saat kota ini berupaya mengembalikan volume penumpang seperti sebelum pandemi. Dengan Sistem Tiga Landasan Pacu yang akan beroperasi penuh akhir tahun ini, HKIA menargetkan 120 juta penumpang per tahun pada 2035. Pengakuan di panggung internasional ini memperkuat ambisi tersebut, menandakan investasi teknologi mulai menunjukkan hasil nyata.
Sumber: Future Travel Experience