
Maskapai penerbangan rekreasi Kanada, Air Transat, mengonfirmasi pada 7 Desember 2025 bahwa mereka akan menghentikan operasional pada 8–9 Desember setelah pilot mengajukan pemberitahuan mogok selama 72 jam. Mogok ini bisa dimulai paling cepat pukul 03:00 ET pada 10 Desember jika negosiasi gagal. Meskipun perselisihan ini berpusat di Kanada, maskapai ini mengoperasikan layanan musim dingin antara Toronto, Montréal, dan Dublin, serta rute musim panas ke Shannon.
Operator tur Irlandia memperkirakan hingga 2.200 penumpang bisa terdampak dalam minggu mendatang, termasuk lalu lintas VFR (mengunjungi teman dan keluarga) menjelang Natal. Transat menyatakan telah menawarkan kenaikan gaji 59% selama lima tahun kepada pilot, namun Asosiasi Pilot Maskapai Penerbangan menegaskan bahwa aturan kerja perlu diperbarui.
Perusahaan manajemen perjalanan menyarankan pelancong bisnis untuk mengalihkan rute melalui Aer Lingus, Air Canada, atau melalui koneksi di London, dengan peringatan bahwa kapasitas transatlantik pada musim puncak sudah sangat terbatas. Pemberi kerja dengan penugasan mulai Januari didorong untuk segera memesan penerbangan alternatif dan memeriksa dokumen imigrasi; cap keluar CBSA yang dikeluarkan saat pra-klarifikasi bisa kedaluwarsa jika staf terjebak melewati masa berlaku visa.
Mogok ini juga menyoroti risiko konsentrasi bagi konektivitas Irlandia: Air Transat mengangkut sekitar 8% penumpang di pasar Kanada–Irlandia selama musim puncak. Analis penerbangan mengatakan insiden ini bisa memperkuat argumen Aer Lingus untuk slot tambahan dan bisa menghidupkan kembali perdebatan tentang pembatasan jumlah penumpang di Bandara Dublin.
Otoritas Irlandia belum mengeluarkan panduan khusus, namun Departemen Luar Negeri menyarankan pelancong yang terdampak untuk memantau pembaruan maskapai dan mempertimbangkan klaim kompensasi EU261 jika dialihkan melalui hub Uni Eropa.
Operator tur Irlandia memperkirakan hingga 2.200 penumpang bisa terdampak dalam minggu mendatang, termasuk lalu lintas VFR (mengunjungi teman dan keluarga) menjelang Natal. Transat menyatakan telah menawarkan kenaikan gaji 59% selama lima tahun kepada pilot, namun Asosiasi Pilot Maskapai Penerbangan menegaskan bahwa aturan kerja perlu diperbarui.
Perusahaan manajemen perjalanan menyarankan pelancong bisnis untuk mengalihkan rute melalui Aer Lingus, Air Canada, atau melalui koneksi di London, dengan peringatan bahwa kapasitas transatlantik pada musim puncak sudah sangat terbatas. Pemberi kerja dengan penugasan mulai Januari didorong untuk segera memesan penerbangan alternatif dan memeriksa dokumen imigrasi; cap keluar CBSA yang dikeluarkan saat pra-klarifikasi bisa kedaluwarsa jika staf terjebak melewati masa berlaku visa.
Mogok ini juga menyoroti risiko konsentrasi bagi konektivitas Irlandia: Air Transat mengangkut sekitar 8% penumpang di pasar Kanada–Irlandia selama musim puncak. Analis penerbangan mengatakan insiden ini bisa memperkuat argumen Aer Lingus untuk slot tambahan dan bisa menghidupkan kembali perdebatan tentang pembatasan jumlah penumpang di Bandara Dublin.
Otoritas Irlandia belum mengeluarkan panduan khusus, namun Departemen Luar Negeri menyarankan pelancong yang terdampak untuk memantau pembaruan maskapai dan mempertimbangkan klaim kompensasi EU261 jika dialihkan melalui hub Uni Eropa.
Sumber: Reuters