1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. Inggris
  4. /
  5. Kementerian Dalam Negeri Janji Lakukan ‘Reformasi Besar-besaran’ Saat Deportasi Tembus Angka 50.000

Kementerian Dalam Negeri Janji Lakukan ‘Reformasi Besar-besaran’ Saat Deportasi Tembus Angka 50.000

Des 13, 2025
·
Kementerian Dalam Negeri Janji Lakukan ‘Reformasi Besar-besaran’ Saat Deportasi Tembus Angka 50.000
Dalam pernyataan larut malam yang dikeluarkan pada 12 Desember 2025, Kementerian Dalam Negeri mengklaim bahwa hampir 50.000 orang tanpa hak tinggal legal di Inggris—termasuk pencari suaka yang ditolak dan pelanggar asing—telah dideportasi sejak Juli 2024, meningkat 23 persen dibandingkan periode 16 bulan sebelumnya. Pejabat menyebut kenaikan ini berkat pilot “bersejarah” dengan Prancis yang mulai mengembalikan sebagian kedatangan perahu kecil pada Oktober serta kekuatan baru di bawah Undang-Undang Keamanan Perbatasan, Suaka, dan Imigrasi.

Pernyataan tersebut juga menguraikan langkah-langkah yang akan datang untuk lebih mencegah migrasi tidak teratur: pencabutan dukungan perumahan bagi pencari suaka yang dianggap mampu bekerja, pembatasan banding hanya melalui satu jalur, dan percepatan penanganan klaim yang “jelas tidak berdasar.” Petugas juga akan mendapatkan wewenang eksplisit untuk menyita ponsel dari diduga fasilitator penyelundupan.

Kementerian Dalam Negeri Janji Lakukan ‘Reformasi Besar-besaran’ Saat Deportasi Tembus Angka 50.000


Bagi tim mobilitas global, pertanyaan utama adalah apakah penegakan yang lebih ketat terhadap pendatang ilegal akan berdampak pada waktu proses yang lebih lama atau pemeriksaan tambahan untuk visa kerja dan bisnis yang sah. Kementerian Dalam Negeri menegaskan bahwa tindakan keras ini hanya menargetkan jalur ilegal, namun mereka sudah menempatkan kembali 1.200 personel militer di pos pemeriksaan paspor untuk menghadapi pemogokan Border Force saat Natal, menunjukkan bagaimana lonjakan penegakan dapat membebani sumber daya.

Para pemangku kepentingan seperti Dewan Pengungsi berpendapat bahwa tumpukan kasus suaka yang kompleks—bukan tunjangan—menyebabkan biaya hotel dan bahwa pencabutan dukungan akan mendorong orang ke dalam kemiskinan. Kantor Audit Nasional juga memperingatkan bahwa kualitas data yang buruk menghambat evaluasi kebijakan.

Meski begitu, para menteri mengatakan statistik terbaru ini membenarkan sikap tegas mereka dan bahwa deportasi akan terus meningkat sepanjang 2026 seiring reformasi penanganan kasus yang mulai berjalan.
Sumber: Home Office Media Blog

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Inggris.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×