1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. Australia
  4. /
  5. Perubahan Visa Pelajar: Kementerian Dalam Negeri Terbitkan Aturan Prioritas Baru Berdasarkan Arahan Menteri 115

Perubahan Visa Pelajar: Kementerian Dalam Negeri Terbitkan Aturan Prioritas Baru Berdasarkan Arahan Menteri 115

Des 15, 2025
·
Perubahan Visa Pelajar: Kementerian Dalam Negeri Terbitkan Aturan Prioritas Baru Berdasarkan Arahan Menteri 115
Pada 14 Desember 2025, Departemen Dalam Negeri memperbarui panduan publiknya sesuai dengan Arahan Menteri 115, yang mengatur bagaimana permohonan visa pelajar Subclass 500 yang diajukan dari luar negeri sejak 14 November diproses dan diurutkan. Kerangka baru ini memperkenalkan sistem prioritas tiga tingkat—menggantikan sistem dua tingkat pada Arahan 111—dan memperketat kuota yang terkait dengan kapasitas penerimaan masing-masing penyelenggara pendidikan.

Prioritas 1 kini diberikan kepada pelamar sekolah, ELICOS, dan riset pascasarjana, serta mahasiswa pendidikan tinggi yang mendaftar di universitas yang belum mencapai 80% dari kuota New Overseas Student Commencement (NOSC) untuk tahun 2025. Prioritas 2 berlaku untuk universitas yang sudah mencapai 80–100% kuota, sementara Prioritas 3 diterapkan jika penyelenggara melebihi kuota hingga 15%. Penyesuaian ini bertujuan untuk mendistribusikan jumlah mahasiswa internasional secara lebih merata di berbagai institusi dan mengurangi tekanan pada ketersediaan perumahan di kota-kota besar.

Perubahan Visa Pelajar: Kementerian Dalam Negeri Terbitkan Aturan Prioritas Baru Berdasarkan Arahan Menteri 115


Bagi agen pendidikan dan tim mobilitas korporat yang mensponsori staf untuk program MBA atau eksekutif, aturan baru ini berarti waktu pemrosesan akan sangat bervariasi tergantung status kuota institusi. Target layanan Departemen Dalam Negeri adalah 1–4 minggu untuk kasus Prioritas 1, namun bisa mencapai 12 minggu untuk Prioritas 3. Oleh karena itu, para penasihat menyarankan untuk memeriksa pemanfaatan NOSC penyelenggara sebelum mengeluarkan surat penawaran kepada tanggungan ekspatriat; beralih ke kampus dengan kuota lebih rendah bisa menghemat waktu beberapa bulan.

Universitas yang sudah mencapai batas atas kuota juga harus menunjukkan bukti kapasitas akomodasi yang lebih kuat sebelum Confirmation of Enrolment (CoE) dapat diterbitkan—sejalan dengan upaya pemerintah Albanese untuk mengendalikan permintaan perumahan yang dipicu migrasi. Penyelenggara yang melanggar aturan berisiko kehilangan status Prioritas 1 sepenuhnya pada tahun 2026.

Intisari praktis: (1) ajukan permohonan visa pelajar dari luar negeri lebih awal dan pantau dashboard NOSC; (2) pastikan CoE tanggungan terkait dengan institusi yang masih di bawah kapasitas 80%; (3) siapkan anggaran untuk jadwal kedatangan bertahap jika anggota keluarga mendapat klasifikasi prioritas berbeda. Manajer mobilitas harus segera memperbarui dokumen kebijakan agar sesuai dengan Arahan 115 dan menghindari ekspektasi yang keliru di antara staf yang akan dipindahkan.
Sumber: Department of Home Affairs

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Australia.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×