
Platform layanan visa VisaHQ menganalisis dashboard backlog mingguan IRCC yang dirilis pada 12 Desember dan mempublikasikan hasilnya pada 13 Desember. Data menunjukkan perbaikan yang menggembirakan: rata-rata waktu pemrosesan aplikasi izin belajar di Kanada turun menjadi delapan minggu (dari 12 minggu), sementara aplikasi Program Orang Tua dan Kakek-Nenek (PGP) turun menjadi 40 bulan—dua bulan lebih cepat dibandingkan pertengahan November.
IRCC mengaitkan perbaikan ini dengan dua perubahan operasional. Pertama, lebih dari 1.100 petugas sementara yang direkrut pada musim gugur telah menyelesaikan pelatihan dan kini menangani berkas. Kedua, alat triase berbasis pembelajaran mesin yang diuji coba mengarahkan berkas izin belajar berisiko rendah untuk ditinjau lebih cepat, mengurangi waktu pemrosesan manual hingga 25%.
Pemrosesan izin belajar yang lebih cepat menjadi angin segar bagi institusi pendidikan yang menghadapi penurunan permintaan pelajar internasional. Namun, konsultan pendidikan mengingatkan bahwa total volume izin masih dibatasi oleh kuota nasional, sehingga antrean yang lebih pendek tidak berarti jumlah persetujuan meningkat secara keseluruhan.
Bagi keluarga Kanada, antrean PGP yang lebih singkat berarti sponsor mungkin bisa segera berkumpul kembali dengan orang tua dan kakek-nenek mereka, meskipun waktu tunggu 40 bulan masih tiga kali lipat dari standar layanan IRCC selama 12 bulan. Pengacara imigrasi menyarankan sponsor untuk memeriksa kembali ambang pendapatan untuk penerimaan 2026 yang diperkirakan dibuka pada Maret, karena Statistics Canada akan merilis Low-Income Cut-Offs baru pada Januari.
Bisnis yang bergantung pada perpanjangan izin kerja sebaiknya memantau apakah IRCC akan menerapkan triase pembelajaran mesin yang sama pada izin kerja bebas LMIA khusus pemberi kerja, yang sejauh ini belum menunjukkan banyak perbaikan.
IRCC mengaitkan perbaikan ini dengan dua perubahan operasional. Pertama, lebih dari 1.100 petugas sementara yang direkrut pada musim gugur telah menyelesaikan pelatihan dan kini menangani berkas. Kedua, alat triase berbasis pembelajaran mesin yang diuji coba mengarahkan berkas izin belajar berisiko rendah untuk ditinjau lebih cepat, mengurangi waktu pemrosesan manual hingga 25%.
Pemrosesan izin belajar yang lebih cepat menjadi angin segar bagi institusi pendidikan yang menghadapi penurunan permintaan pelajar internasional. Namun, konsultan pendidikan mengingatkan bahwa total volume izin masih dibatasi oleh kuota nasional, sehingga antrean yang lebih pendek tidak berarti jumlah persetujuan meningkat secara keseluruhan.
Bagi keluarga Kanada, antrean PGP yang lebih singkat berarti sponsor mungkin bisa segera berkumpul kembali dengan orang tua dan kakek-nenek mereka, meskipun waktu tunggu 40 bulan masih tiga kali lipat dari standar layanan IRCC selama 12 bulan. Pengacara imigrasi menyarankan sponsor untuk memeriksa kembali ambang pendapatan untuk penerimaan 2026 yang diperkirakan dibuka pada Maret, karena Statistics Canada akan merilis Low-Income Cut-Offs baru pada Januari.
Bisnis yang bergantung pada perpanjangan izin kerja sebaiknya memantau apakah IRCC akan menerapkan triase pembelajaran mesin yang sama pada izin kerja bebas LMIA khusus pemberi kerja, yang sejauh ini belum menunjukkan banyak perbaikan.
Sumber: VisaHQ News