1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. Republik Rakyat Cina
  4. /
  5. Arab Saudi dan China Tandatangani Kesepakatan Bebas Visa untuk Paspor Diplomatik

Arab Saudi dan China Tandatangani Kesepakatan Bebas Visa untuk Paspor Diplomatik

Des 16, 2025
·
Arab Saudi dan China Tandatangani Kesepakatan Bebas Visa untuk Paspor Diplomatik
China dan Arab Saudi melangkah lebih jauh dalam memperdalam kemitraan yang berkembang pesat pada 15 Desember 2025, ketika Menteri Luar Negeri Wang Yi dan Pangeran Faisal bin Farhan menandatangani perjanjian pembebasan visa timbal balik di Riyadh. Mulai berlaku segera, pemegang paspor diplomatik, dinas, dan khusus dari kedua negara dapat memasuki negara lain tanpa harus mengajukan visa, menghilangkan birokrasi dan waktu tunggu bagi pejabat pemerintah.

Pembebasan ini bersifat terbatas—wisatawan biasa tetap memerlukan visa—namun menghapus salah satu kendala terbesar dalam penjadwalan pertemuan tingkat tinggi, misi dagang, dan delegasi budaya. Pejabat dari kedua pihak menekankan makna simbolis penandatanganan perjanjian ini bertepatan dengan perayaan ulang tahun ke-35 hubungan diplomatik. Secara praktis, perubahan ini akan mempercepat berbagai hal mulai dari konsultasi pasar minyak dan dialog pertahanan hingga diskusi investasi besar di bawah Saudi Vision 2030 dan Inisiatif Sabuk dan Jalan China.

Arab Saudi dan China Tandatangani Kesepakatan Bebas Visa untuk Paspor Diplomatik


Perusahaan yang bergantung pada izin pemerintah—seperti perusahaan energi besar, dana kekayaan negara, perusahaan konstruksi, dan raksasa teknologi—akan mendapat manfaat dari percepatan proses administrasi dan inspeksi lokasi. Tim teknik China yang mengunjungi proyek NEOM atau proyek hidrogen hijau Saudi, misalnya, kini dapat bepergian dengan paspor dinas tanpa visa sebelumnya, menghemat setidaknya satu minggu dalam jadwal mobilisasi. Sebaliknya, delegasi Saudi yang menegosiasikan kontrak pasokan atau pencatatan obligasi RMB di Shanghai akan lebih mudah mengatur perjalanan mendadak.

Para analis mencatat bahwa perjanjian ini juga mendekatkan kedua negara pada praktik timbal balik visa penuh yang sudah dinikmati oleh semua enam anggota Dewan Kerjasama Teluk untuk pemegang paspor biasa China. Meskipun perjanjian saat ini belum mencapai tahap tersebut, asosiasi industri perjalanan berpendapat bahwa kemudahan perjalanan resmi sering membuka jalan bagi liberalisasi yang lebih luas yang dapat meningkatkan pariwisata bisnis bernilai tinggi. Perusahaan multinasional dengan kantor regional di Dubai atau Riyadh pun mengamati dengan seksama kemungkinan dampak positif pada kemudahan perjalanan korporat.

Namun, manajer risiko China harus mengingatkan para pelancong bahwa pembebasan ini hanya berlaku berdasarkan jenis paspor, bukan tujuan perjalanan. Diplomat yang berlibur pribadi atau eksekutif dengan paspor biasa tetap memerlukan visa. Perusahaan disarankan memperbarui kebijakan mobilitas dan memberi tahu perusahaan manajemen perjalanan agar pemesanan melalui jalur pemerintah dapat memanfaatkan pembebasan baru ini tanpa kejutan di menit terakhir.
Sumber: Travel and Tour World

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Republik Rakyat Cina.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×