
Para pelancong musim liburan yang tiba di Bandara Jenewa pada 19 Desember menghadapi antrean hingga empat jam karena petugas perbatasan kesulitan mengoperasikan Sistem Masuk/Keluar (EES) baru Uni Eropa. Sistem biometrik yang diperkenalkan di bandara-bandara luar Swiss sejak Oktober ini, dan saat ini baru mendaftarkan 10% dari kedatangan non-Uni Eropa, mengharuskan pengunjung pertama kali untuk memberikan sidik jari dan foto wajah. Gangguan teknis dan kekurangan kios yang beroperasi membuat waktu proses meningkat hingga 70% dari biasanya.
Otoritas Jenewa sempat menonaktifkan sebagian sistem pada sore hari untuk menghindari risiko kerumunan, sementara Airports Council International (ACI) memperingatkan Uni Eropa bahwa peluncuran penuh yang direncanakan pada April 2026 bisa menimbulkan “risiko keselamatan serius” jika kinerja tidak membaik. Bandara ini, yang menjadi pintu gerbang ke resor ski Alpen, memperkirakan volume penumpang akan kembali memuncak antara Natal dan Tahun Baru.
Para pelaku bisnis disarankan mengantisipasi keterlambatan sporadis sampai tingkat pendaftaran meningkat dan menjadwalkan pertemuan dengan waktu cadangan. Perusahaan yang memindahkan ekspatriat juga dianjurkan mengingatkan staf bahwa setelah data biometrik terekam, proses lintas batas berikutnya akan lebih cepat, meski pendaftaran awal bisa memakan waktu 15-25 menit per orang.
Polisi perbatasan Swiss menyatakan akan menambah unit pendaftaran mobile dan memprioritaskan keluarga dengan anak kecil untuk mengurangi kemacetan.
Otoritas Jenewa sempat menonaktifkan sebagian sistem pada sore hari untuk menghindari risiko kerumunan, sementara Airports Council International (ACI) memperingatkan Uni Eropa bahwa peluncuran penuh yang direncanakan pada April 2026 bisa menimbulkan “risiko keselamatan serius” jika kinerja tidak membaik. Bandara ini, yang menjadi pintu gerbang ke resor ski Alpen, memperkirakan volume penumpang akan kembali memuncak antara Natal dan Tahun Baru.
Para pelaku bisnis disarankan mengantisipasi keterlambatan sporadis sampai tingkat pendaftaran meningkat dan menjadwalkan pertemuan dengan waktu cadangan. Perusahaan yang memindahkan ekspatriat juga dianjurkan mengingatkan staf bahwa setelah data biometrik terekam, proses lintas batas berikutnya akan lebih cepat, meski pendaftaran awal bisa memakan waktu 15-25 menit per orang.
Polisi perbatasan Swiss menyatakan akan menambah unit pendaftaran mobile dan memprioritaskan keluarga dengan anak kecil untuk mengurangi kemacetan.
Sumber: The Times (UK)