1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. India
  4. /
  5. India Perluas Program e-Visa ke 167 Negara, Tambah Kategori Baru e-Ayush

India Perluas Program e-Visa ke 167 Negara, Tambah Kategori Baru e-Ayush

Jan 7, 2026
·
India Perluas Program e-Visa ke 167 Negara, Tambah Kategori Baru e-Ayush
India telah mengambil langkah tegas untuk membangkitkan kembali perjalanan masuk dengan memperluas skema e-Visa unggulannya ke 167 kewarganegaraan—naik dari 156 tahun lalu. Menteri Pariwisata & Kebudayaan, Gajendra Singh Shekhawat, menyampaikan di Parlemen pada 5 Januari bahwa sistem online kini mencakup sembilan sub-kategori mulai dari e-Tourist dan e-Business yang sudah dikenal hingga visa e-Ayush yang baru dibuat untuk pengunjung wellness. Pemohon mengunggah dokumen dan membayar biaya melalui IndianVisaOnline; sebagian besar menerima otorisasi perjalanan elektronik dalam waktu 72 jam.

Perluasan ini dirancang untuk memperkuat momentum setelah India melampaui jumlah kedatangan wisatawan asing sebelum pandemi pada tahun 2025. Para pejabat menggabungkan dorongan visa ini dengan skema konektivitas regional UDAN, menetapkan 53 rute domestik baru untuk mengalirkan pengunjung ke luar Segitiga Emas menuju pusat warisan dan petualangan tingkat-2. Maskapai menyambut baik penghapusan aturan lama "tiga e-visa per tahun kalender", memprediksi tingkat keterisian pesawat berbadan lebar yang lebih penuh di rute dari Eropa dan ASEAN.

India Perluas Program e-Visa ke 167 Negara, Tambah Kategori Baru e-Ayush


Bagi perusahaan global, pembaruan ini menghilangkan banyak hambatan administratif. Pelancong bisnis yang sering kini dapat memperoleh visa e-Business multiple-entry yang berlaku selama satu tahun dengan batas tinggal maksimal 180 hari per kunjungan. Namun, perusahaan manajemen perjalanan mengingatkan agar pemegang visa menjaga paspor tetap berlaku minimal enam bulan dan membawa ETA digital atau cetak, yang akan diperiksa maskapai saat boarding.

Ke depan, Kementerian Elektronika & TI sedang menguji coba KYC digital berbasis Aadhaar pada platform e-Visa. Jika diadopsi secara nasional, waktu proses bisa turun di bawah 24 jam dan pemberitahuan status akan dikirim otomatis lewat WhatsApp—fitur yang bisa menjadikan India salah satu penerbit visa ekonomi besar tercepat di dunia. Para pelaku industri perhotelan dan manufaktur ekspor melihat reformasi ini sebagai kunci ambisi pemerintah membangun ekonomi pariwisata senilai USD 1 triliun pada tahun 2047.
Sumber: VisaHQ Global Mobility News

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk India.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×