
Undang-Undang Anggaran Italia 2026, yang mulai berlaku pada 1 Januari 2026, memperkenalkan pembaruan besar pertama dalam dua dekade terkait aturan kewarganegaraan Italia bagi anak-anak yang lahir di luar negeri dari orang tua Italia. Di bawah aturan lama, orang tua hanya memiliki waktu 12 bulan setelah kelahiran anak untuk mengajukan deklarasi niat (dichiarazione di volontà) jika ingin anak tersebut memperoleh kewarganegaraan Italia jure sanguinis. Jika melewati batas waktu tersebut, anak harus menunggu hingga berusia 18 tahun dan menjalani proses naturalisasi yang jauh lebih rumit.
Undang-undang baru memperpanjang jangka waktu pengajuan menjadi 36 bulan untuk anak yang lahir pada atau setelah 25 Mei 2025. Selain itu, biaya administrasi sebesar €250 yang sebelumnya harus dibayarkan ke Kementerian Dalam Negeri dihapuskan, sehingga proses ini menjadi gratis bagi pengajuan yang tepat waktu. Para pengacara imigrasi memperkirakan perubahan ini akan mengurangi beban kantor konsuler yang selama ini kesulitan memproses pengajuan dalam batas waktu satu tahun—terutama di negara dengan komunitas keturunan Italia yang besar seperti Brasil, Argentina, dan Amerika Serikat.
Bagi keluarga dengan anak yang lahir sebelum 25 Mei 2025, Undang-Undang Anggaran memberikan masa transisi: orang tua memiliki waktu hingga 31 Mei 2026 untuk mengajukan deklarasi, namun biaya €250 masih berlaku. Pengajuan yang dilakukan sebelum 1 Januari 2026 tidak akan mendapatkan pengembalian biaya.
Secara praktis, amandemen ini memberikan jalur yang lebih jelas bagi perusahaan multinasional untuk mengamankan paspor Uni Eropa bagi anak tanggungan karyawan, mengurangi risiko mobilitas jangka panjang. Tim mobilitas global sebaiknya memberi tahu karyawan yang memenuhi syarat tentang perpanjangan batas waktu dan penghapusan biaya agar dapat memanfaatkan periode bebas biaya saat permintaan konsuler masih terkendali.
Ke depan, Kementerian Dalam Negeri diperkirakan akan mengeluarkan peraturan pelaksana yang menjelaskan persyaratan dokumen dan opsi pengajuan elektronik. Perusahaan yang menjalankan program kewarganegaraan internal dalam skala besar harus memantau pembaruan tersebut dan menyesuaikan jadwal internal mereka sesuai kebutuhan.
Undang-undang baru memperpanjang jangka waktu pengajuan menjadi 36 bulan untuk anak yang lahir pada atau setelah 25 Mei 2025. Selain itu, biaya administrasi sebesar €250 yang sebelumnya harus dibayarkan ke Kementerian Dalam Negeri dihapuskan, sehingga proses ini menjadi gratis bagi pengajuan yang tepat waktu. Para pengacara imigrasi memperkirakan perubahan ini akan mengurangi beban kantor konsuler yang selama ini kesulitan memproses pengajuan dalam batas waktu satu tahun—terutama di negara dengan komunitas keturunan Italia yang besar seperti Brasil, Argentina, dan Amerika Serikat.
Bagi keluarga dengan anak yang lahir sebelum 25 Mei 2025, Undang-Undang Anggaran memberikan masa transisi: orang tua memiliki waktu hingga 31 Mei 2026 untuk mengajukan deklarasi, namun biaya €250 masih berlaku. Pengajuan yang dilakukan sebelum 1 Januari 2026 tidak akan mendapatkan pengembalian biaya.
Secara praktis, amandemen ini memberikan jalur yang lebih jelas bagi perusahaan multinasional untuk mengamankan paspor Uni Eropa bagi anak tanggungan karyawan, mengurangi risiko mobilitas jangka panjang. Tim mobilitas global sebaiknya memberi tahu karyawan yang memenuhi syarat tentang perpanjangan batas waktu dan penghapusan biaya agar dapat memanfaatkan periode bebas biaya saat permintaan konsuler masih terkendali.
Ke depan, Kementerian Dalam Negeri diperkirakan akan mengeluarkan peraturan pelaksana yang menjelaskan persyaratan dokumen dan opsi pengajuan elektronik. Perusahaan yang menjalankan program kewarganegaraan internal dalam skala besar harus memantau pembaruan tersebut dan menyesuaikan jadwal internal mereka sesuai kebutuhan.
Sumber: Mazzeschi Immigration Law