India Tingkatkan Batas Bebas Bea hingga ₹75.000 dalam Aturan Bagasi Baru 2026
Anggaran 2026 Pangkas Setengah TCS untuk Perjalanan Luar Negeri, Gandakan Batas Kepemilikan Saham NRI Jadi 10 Persen
Gangguan Berkelanjutan di Portal e-Visa India Dorong Rencana Peningkatan Server Pemerintah
Berita Terbaru
Air India Express Pangkas Tarif Teluk-India Jadi di Bawah AED 320 dalam Promo ‘Xpress More’ Selama Setahun
Air India Express menawarkan tiket dengan harga di bawah AED 350 (sekitar ₹7.900) untuk rute UAE–India hingga 5 Februari, berlaku untuk perjalanan hingga akhir 2026. Penjualan ini mencakup lima juta kursi dan dapat menekan biaya mobilitas bagi perusahaan yang memindahkan staf antara Teluk dan India, namun pembeli perlu memperhatikan biaya bagasi dan tanggal blackout.
Kanada Pangkas Waktu Proses Visa Kunjungan untuk Warga India Jadi 83 Hari di Tengah Peningkatan Staf
IRCC memangkas waktu proses visa kunjungan untuk warga India menjadi 83 hari, berkat tambahan staf dan penggunaan AI untuk penyaringan. Percepatan ini menguntungkan pelancong bisnis dan keluarga yang berkunjung, meskipun jadwal pengambilan biometrik masih menjadi kendala.
India naikkan batas bebas bea bagasi menjadi ₹75.000 sesuai Aturan Bagasi Baru 2026
Mulai 2 Februari 2026, India menaikkan batas bebas bea untuk penduduk yang kembali dan wisatawan keturunan India menjadi ₹75.000, serta untuk wisatawan asing menjadi ₹25.000, menggantikan aturan yang berlaku sejak 2016. Peningkatan batas ini mengurangi birokrasi di bea cukai dan memudahkan pelancong bisnis maupun wisatawan membawa barang pribadi ke India.
Anggaran 2026 Pangkas Pajak yang Dipotong di Sumber untuk Paket Tur Luar Negeri dan Pengiriman Uang
Anggaran Union memangkas TCS untuk paket tur luar negeri, pendidikan di luar negeri, dan pengiriman uang untuk keperluan medis menjadi seragam 2 persen, dari sebelumnya 5–20 persen, sehingga meringankan beban arus kas bagi wisatawan, pelajar, dan perusahaan yang mengirim karyawan ke luar negeri.
Akses langsung saham untuk NRI dan warga negara asing melalui Skema Investasi Portofolio RBI
Anggaran 2026 membuka jalur langsung bagi NRI dan individu luar negeri lainnya untuk membeli saham India, dengan menggandakan batas kepemilikan pribadi menjadi 10 persen dan memperluas batas keseluruhan menjadi 24 persen. Langkah ini mempermudah perencanaan kompensasi bagi ekspatriat dan berpotensi mengalirkan miliaran dana ke pasar India.
Pembelian Properti oleh WNA Non-Residen Dipermudah—Persyaratan TAN Dihapus Mulai 1 Oktober
Anggaran 2026 menghapus kewajiban pembeli yang berdomisili untuk mendapatkan TAN saat membeli properti dari NRI; mulai 1 Oktober, TDS dapat dibayarkan menggunakan PAN pembeli, sehingga mengurangi biaya kepatuhan dan mempercepat proses transaksi.
Lebih dari 800 calon NEET-PG beralih ke kuota NRI setelah pengadilan memperluas definisi
MCC mengizinkan 811 calon pascasarjana kedokteran untuk pindah ke kuota NRI dengan biaya tinggi pada putaran konseling 2025-26 setelah pengadilan memperluas definisi ‘anak dari NRI’, menunjukkan bagaimana keluarga India memanfaatkan hubungan diaspora untuk mendapatkan kursi profesional yang langka.
Odisha Perpanjang Subsidi untuk Menjaga Penerbangan Bhubaneswar–Dubai & Singapura Tetap Beroperasi
Odisha telah mengalokasikan hampir ₹27 crore untuk mensubsidi layanan IndiGo rute Bhubaneswar–Dubai dan Bhubaneswar–Singapura hingga Maret 2026, guna menjaga koneksi internasional penting bagi pekerja migran dan perdagangan selama rute tersebut berkembang.