
Maskapai berbiaya rendah milik Tata, Air India Express (AIX), meluncurkan promosi selama lima hari dengan tarif dasar satu arah mulai dari AED 320 (sekitar ₹7.200) untuk rute padat antara Uni Emirat Arab dan 15 kota di India. Pemesanan dibuka sejak 1 Februari hingga 5 Februari untuk perjalanan hingga 31 Desember 2026, dengan lebih dari lima juta kursi tersedia.
Diskon ini hadir saat lalu lintas bilateral antara India dan Teluk kembali mendekati puncak sebelum pandemi, didorong oleh 3,5 juta ekspatriat India di UEA. Tarif Lite tidak termasuk bagasi terdaftar, namun penumpang dapat menambah 20 kg bagasi dengan biaya diskon ₹2.500. Pelanggan yang memesan melalui situs web atau aplikasi maskapai tidak dikenakan biaya layanan dan dapat mengubah tanggal sekali secara gratis.
Untuk program mobilitas korporat, penawaran ini memberikan penghematan signifikan pada rotasi proyek, terutama bagi perusahaan konstruksi, layanan TI, dan kesehatan yang mengangkut staf antara Dubai, Abu Dhabi, dan kota-kota Tier-2 di India yang kini dilayani oleh armada Boeing 737 MAX AIX yang terus berkembang. Manajer perjalanan sebaiknya memperhitungkan biaya tambahan bagasi dan tanggal blackout musim puncak dalam anggaran perjalanan total.
AIX menyatakan permintaan awal sangat kuat, dengan rute Kochi–Dubai dan Kozhikode–Sharjah terjual 60 persen dalam 24 jam. Maskapai berencana menggelar promosi serupa untuk Oman, Bahrain, dan Qatar pada kuartal ini, dengan target peningkatan 25 persen jumlah penumpang internasional tahun fiskal ini.
Perang tarif ini diperkirakan akan menekan pesaing seperti IndiGo dan flydubai, yang saat ini menguasai 50 persen pangsa lalu lintas Teluk–India. Analis memperkirakan margin keuntungan jangka pendek akan tertekan, namun harga agresif ini dapat mempercepat peralihan dari broker tenaga kerja informal ke pemesanan online langsung, meningkatkan kepatuhan dan transparansi tanggung jawab bagi pemberi kerja.
Diskon ini hadir saat lalu lintas bilateral antara India dan Teluk kembali mendekati puncak sebelum pandemi, didorong oleh 3,5 juta ekspatriat India di UEA. Tarif Lite tidak termasuk bagasi terdaftar, namun penumpang dapat menambah 20 kg bagasi dengan biaya diskon ₹2.500. Pelanggan yang memesan melalui situs web atau aplikasi maskapai tidak dikenakan biaya layanan dan dapat mengubah tanggal sekali secara gratis.
Untuk program mobilitas korporat, penawaran ini memberikan penghematan signifikan pada rotasi proyek, terutama bagi perusahaan konstruksi, layanan TI, dan kesehatan yang mengangkut staf antara Dubai, Abu Dhabi, dan kota-kota Tier-2 di India yang kini dilayani oleh armada Boeing 737 MAX AIX yang terus berkembang. Manajer perjalanan sebaiknya memperhitungkan biaya tambahan bagasi dan tanggal blackout musim puncak dalam anggaran perjalanan total.
AIX menyatakan permintaan awal sangat kuat, dengan rute Kochi–Dubai dan Kozhikode–Sharjah terjual 60 persen dalam 24 jam. Maskapai berencana menggelar promosi serupa untuk Oman, Bahrain, dan Qatar pada kuartal ini, dengan target peningkatan 25 persen jumlah penumpang internasional tahun fiskal ini.
Perang tarif ini diperkirakan akan menekan pesaing seperti IndiGo dan flydubai, yang saat ini menguasai 50 persen pangsa lalu lintas Teluk–India. Analis memperkirakan margin keuntungan jangka pendek akan tertekan, namun harga agresif ini dapat mempercepat peralihan dari broker tenaga kerja informal ke pemesanan online langsung, meningkatkan kepatuhan dan transparansi tanggung jawab bagi pemberi kerja.
Sumber: Gulf News