
Untuk melindungi hubungan diaspora dan memperkuat perdagangan yang sedang berkembang, kabinet negara bagian Odisha pada 1 Februari menyetujui dana Viability Gap Funding sebesar ₹26,87 crore (USD 3,2 juta) untuk penerbangan langsung IndiGo dari Bhubaneswar ke Dubai dan Singapura hingga Maret 2026. Jumlah penumpang di rute ini menurun tajam setelah subsidi sebelumnya dicabut, sehingga maskapai menghentikan pemesanan tiket setelah Maret.
Sekretaris Utama Anu Garg menyatakan bahwa penerbangan langsung adalah “infrastruktur ekonomi yang sangat penting” — Dubai menjadi tempat bagi ribuan pekerja Odia di Teluk, sementara Singapura adalah pintu gerbang ekspor elektronik dan pertanian. Tanpa dukungan ini, para pelancong harus transit melalui Delhi atau Kolkata, menambah waktu perjalanan 6-8 jam dan biaya tiket yang lebih mahal.
Subsidi ini, bagian dari skema pengembangan penerbangan B-MAAN negara bagian, akan menutupi kekurangan antara biaya operasional dan pendapatan tiket. Namun, pendanaan untuk rute Bangkok akan berakhir bulan ini, dan layanan IndiGo ke Abu Dhabi sudah dihentikan pada Desember lalu.
Bagi perusahaan, perpanjangan ini menjamin kelangsungan kapasitas kargo di bagasi pesawat dan memudahkan rotasi kru untuk proyek lepas pantai. Manajer mobilitas yang memindahkan staf ke pusat pertambangan dan TI di Odisha dapat merencanakan penugasan tanpa harus melewati kota besar lain.
Kabinet akan meninjau kinerja pada bulan Maret sebelum memutuskan dukungan lebih lanjut. Para analis mengatakan, dorongan pemasaran yang berkelanjutan dan perjanjian kode bersama dapat membantu rute ini mencapai kemandirian dalam 12-18 bulan ke depan.
Sekretaris Utama Anu Garg menyatakan bahwa penerbangan langsung adalah “infrastruktur ekonomi yang sangat penting” — Dubai menjadi tempat bagi ribuan pekerja Odia di Teluk, sementara Singapura adalah pintu gerbang ekspor elektronik dan pertanian. Tanpa dukungan ini, para pelancong harus transit melalui Delhi atau Kolkata, menambah waktu perjalanan 6-8 jam dan biaya tiket yang lebih mahal.
Subsidi ini, bagian dari skema pengembangan penerbangan B-MAAN negara bagian, akan menutupi kekurangan antara biaya operasional dan pendapatan tiket. Namun, pendanaan untuk rute Bangkok akan berakhir bulan ini, dan layanan IndiGo ke Abu Dhabi sudah dihentikan pada Desember lalu.
Bagi perusahaan, perpanjangan ini menjamin kelangsungan kapasitas kargo di bagasi pesawat dan memudahkan rotasi kru untuk proyek lepas pantai. Manajer mobilitas yang memindahkan staf ke pusat pertambangan dan TI di Odisha dapat merencanakan penugasan tanpa harus melewati kota besar lain.
Kabinet akan meninjau kinerja pada bulan Maret sebelum memutuskan dukungan lebih lanjut. Para analis mengatakan, dorongan pemasaran yang berkelanjutan dan perjanjian kode bersama dapat membantu rute ini mencapai kemandirian dalam 12-18 bulan ke depan.
Sumber: The Times of India