1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. Perancis
  4. /
  5. Parlemen Eropa Dukung Aturan ‘Negara Aman’, Permudah Deportasi dari Prancis dan Negara UE Lainnya

Parlemen Eropa Dukung Aturan ‘Negara Aman’, Permudah Deportasi dari Prancis dan Negara UE Lainnya

Feb 11, 2026
·
Parlemen Eropa Dukung Aturan ‘Negara Aman’, Permudah Deportasi dari Prancis dan Negara UE Lainnya
Dalam pertemuan di Strasbourg pada 10 Februari, Parlemen Eropa menyetujui dengan suara 408 berbanding 184 aturan baru yang memungkinkan negara anggota—termasuk Prancis—untuk menolak klaim suaka dari migran yang berasal dari, atau melewati, negara-negara yang ditetapkan sebagai “aman.” Suara paralel (396 berbanding 226) juga mendukung konsep “negara ketiga yang aman,” yang memungkinkan pengembalian cepat ke negara transit di luar Uni Eropa.

Berdasarkan aturan yang akan mulai berlaku pada Juni 2026 ini, pemohon yang tiba di Prancis dari Bangladesh, Kolombia, Mesir, India, Kosovo, Maroko, atau Tunisia—di antara negara lain—bisa saja permohonannya dianggap tidak berdasar kecuali mereka dapat menunjukkan risiko individu. Otoritas Prancis juga akan memiliki kebebasan untuk mengalihkan pemohon yang melewati Serbia atau Albania dalam perjalanan ke UE, dengan alasan negara-negara tersebut dapat memberikan perlindungan yang efektif.

Parlemen Eropa Dukung Aturan ‘Negara Aman’, Permudah Deportasi dari Prancis dan Negara UE Lainnya


Para anggota Parlemen Eropa dari sayap tengah-kanan Prancis menyambut baik langkah ini sebagai cara untuk meringankan beban kantor prefektur yang kewalahan dengan rekor 384.000 permohonan izin tinggal pertama pada 2025. Namun, organisasi hak asasi manusia dan anggota parlemen dari kubu kiri memperingatkan bahwa kebijakan ini berisiko menimbulkan “refoulement berantai” yang dapat melanggar kewajiban non-refoulement jika negara transit tidak memiliki sistem suaka yang kuat.

Bagi para pengusaha, perubahan ini bisa mempercepat proses izin kerja yang sah dengan mengurangi penumpukan administrasi—namun juga akan menaikkan standar untuk transfer kemanusiaan dan mungkin mempersulit pengajuan reunifikasi keluarga jika kerabat berasal dari negara yang baru masuk daftar aman. Tim mobilitas disarankan untuk memantau dekrit pelaksanaan dari Kementerian Dalam Negeri Prancis dan siap untuk memberikan bukti yang lebih ketat terkait alasan pasar tenaga kerja atau ketergantungan keluarga.
Sumber: Associated Press

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Perancis.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×