1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. Australia
  4. /
  5. Pemogokan Bagian 501: Warga Selandia Baru Dideportasi Setelah Melakukan Pelanggaran Berulang di New South Wales

Pemogokan Bagian 501: Warga Selandia Baru Dideportasi Setelah Melakukan Pelanggaran Berulang di New South Wales

Feb 22, 2026
·
Pemogokan Bagian 501: Warga Selandia Baru Dideportasi Setelah Melakukan Pelanggaran Berulang di New South Wales
Kebijakan deportasi kontroversial Australia yang dikenal sebagai “501” kembali menimbulkan kasus besar pada 21 Februari 2026, ketika Tribunal Banding Administratif menguatkan pembatalan visa seorang warga Selandia Baru atas alasan karakter. Pria berusia 32 tahun ini, yang telah tinggal di Australia sejak usia 15 tahun dan memiliki anak-anak kelahiran Australia, dipindahkan dari penjara ke tahanan imigrasi dan akan dideportasi setelah menjalani hukuman 13 bulan atas beberapa kasus pencurian di toko. Sebelumnya, pria ini sempat memenangkan pembatalan pembatalan visa pada 2019, namun tribunal menilai tindak kekerasan dan pelanggaran properti yang terus berlanjut menimbulkan “risiko yang tidak dapat diterima” bagi masyarakat. Pasal 501 Undang-Undang Migrasi mewajibkan menteri membatalkan visa jika seorang bukan warga negara gagal dalam tes karakter, yang salah satunya ditentukan oleh akumulasi hukuman penjara selama 12 bulan atau lebih. Pendekatan keras Canberra ini telah menimbulkan ketegangan dalam hubungan trans-Tasman: lebih dari 2.200 warga Selandia Baru telah dideportasi sejak 2014, banyak di antaranya memiliki ikatan lemah dengan negara asalnya. Wellington berulang kali mengajukan permohonan agar ada kebijakan yang lebih fleksibel untuk kasus warga yang telah lama tinggal di Australia, namun Departemen Dalam Negeri tetap menegaskan bahwa keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Bagi para pengusaha, keputusan ini menjadi pengingat penting untuk terus memantau pemeriksaan kepolisian bagi pekerja asing yang visanya berpotensi dibatalkan di tengah masa kerja. Karyawan yang disponsori dan menjalani penahanan selama 12 bulan atau lebih secara otomatis memicu peninjauan ulang berdasarkan pasal 501, yang berpotensi membuat bisnis kehilangan staf kunci secara mendadak.
Sumber: RNZ News

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Australia.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×