
Dalam upaya mengembalikan kepercayaan pelancong, Hermes Airports mengeluarkan buletin operasi yang menjelaskan bahwa bandara Larnaca dan Paphos ‘masih beroperasi normal untuk penerbangan yang tersedia’ dan tetap berkoordinasi penuh dengan otoritas negara. Hingga pukul 14:00 tanggal 4 Maret, masih ada 65 keberangkatan yang dijadwalkan dari Larnaca dan 38 dari Paphos, meskipun 66 penerbangan sudah dibatalkan. Operator tersebut juga merilis peta konektivitas terbaru per negara yang menunjukkan hubungan dengan Inggris, Yunani, Polandia, dan Austria tetap berjalan, sementara penerbangan ke Israel, UEA, dan beberapa wilayah Teluk ditangguhkan. Beberapa maskapai telah menjadwalkan tambahan penerbangan pada paruh kedua Maret untuk mengatasi penumpukan jadwal, asalkan situasi keamanan regional stabil. Hermes mengimbau penumpang untuk memeriksa situs web maskapai atau agen perjalanan sebelum menuju bandara dan memberi sinyal bahwa pembatalan lebih lanjut bisa terjadi dengan pemberitahuan singkat. Buletin tersebut juga meyakinkan klien kargo bahwa barang-barang penting seperti bahan mudah rusak dan pasokan medis diprioritaskan untuk dimuat pada penerbangan yang beroperasi. Manajer perjalanan korporat menyambut baik transparansi ini, namun kembali menegaskan perlunya portal komunikasi krisis tunggal antara pemerintah dan industri untuk menghindari pesan yang bertentangan—sebuah gagasan yang menurut Wakil Menteri Transportasi sedang ‘dalam tinjauan aktif’.
Sumber: Cyprus Business News (CBN)