
Imigrasi, Pengungsi, dan Kewarganegaraan Kanada (IRCC) secara diam-diam meluncurkan kebijakan baru yang memberikan waktu hingga enam bulan bagi penduduk sementara—mahasiswa internasional, pekerja asing, dan pengunjung—untuk memulihkan atau memperpanjang status legal mereka jika kehidupan mereka terganggu oleh bencana alam di Kanada. Kebijakan ini mulai berlaku pada 1 April dan akan berlangsung hingga 30 November 2028, mencakup siapa saja yang memiliki status penduduk sementara yang sah saat bencana yang diakui secara federal terjadi dan dapat membuktikan mereka terdampak langsung. Peristiwa yang memenuhi syarat meliputi kebakaran hutan, banjir, badai, dan gempa bumi—kejadian yang semakin sering terjadi di provinsi seperti British Columbia dan Alberta.
Pemohon dapat mengganti izin yang hilang atau rusak tanpa dikenai denda dan mengajukan pemulihan meskipun batas waktu normal 90 hari telah lewat, asalkan mereka menyerahkan bukti seperti perintah evakuasi atau klaim asuransi. IRCC menyatakan langkah ini mengakui bahwa bencana seringkali membuat sulit memenuhi tenggat waktu imigrasi yang ketat: tempat tinggal bisa hancur, tempat kerja tutup, dan masa studi terganggu. Dengan menciptakan masa tenggang enam bulan, Ottawa berharap mencegah situasi ‘keluar status’ yang tidak disengaja yang dapat menggagalkan kontrak kerja, rencana studi, dan aplikasi permanen di masa depan.
Bagi pemberi kerja, universitas, dan tim HR yang mengelola talenta internasional, kebijakan ini menawarkan jaring pengaman praktis. Perusahaan dengan pekerja asing di wilayah energi dan kehutanan terpencil—daerah rawan kebakaran hutan—dapat mempertahankan staf dalam daftar gaji sementara dokumen administratif diselesaikan. Institusi pendidikan tinggi dapat meyakinkan mahasiswa internasional bahwa evakuasi mendadak tidak akan membahayakan izin studi mereka.
Individu yang terdampak tetap disarankan untuk segera bertindak setelah kondisi stabil: jendela waktu yang diperpanjang tidak menghapus biaya aplikasi, dan IRCC memperingatkan bahwa berkas yang tidak lengkap akan dikembalikan, yang akan menunda status lebih lanjut. Pengacara imigrasi menyarankan untuk menyimpan tanda terima akomodasi sementara dan tangkapan layar peringatan darurat lokal untuk memperkuat aplikasi.
Dengan prediksi peningkatan kejadian cuaca ekstrem, jalur bantuan bencana baru ini bisa menjadi fitur rutin dalam alat imigrasi Kanada, menjadikan negara ini tujuan yang lebih berempati bagi talenta global di era gangguan iklim.
Pemohon dapat mengganti izin yang hilang atau rusak tanpa dikenai denda dan mengajukan pemulihan meskipun batas waktu normal 90 hari telah lewat, asalkan mereka menyerahkan bukti seperti perintah evakuasi atau klaim asuransi. IRCC menyatakan langkah ini mengakui bahwa bencana seringkali membuat sulit memenuhi tenggat waktu imigrasi yang ketat: tempat tinggal bisa hancur, tempat kerja tutup, dan masa studi terganggu. Dengan menciptakan masa tenggang enam bulan, Ottawa berharap mencegah situasi ‘keluar status’ yang tidak disengaja yang dapat menggagalkan kontrak kerja, rencana studi, dan aplikasi permanen di masa depan.
Bagi pemberi kerja, universitas, dan tim HR yang mengelola talenta internasional, kebijakan ini menawarkan jaring pengaman praktis. Perusahaan dengan pekerja asing di wilayah energi dan kehutanan terpencil—daerah rawan kebakaran hutan—dapat mempertahankan staf dalam daftar gaji sementara dokumen administratif diselesaikan. Institusi pendidikan tinggi dapat meyakinkan mahasiswa internasional bahwa evakuasi mendadak tidak akan membahayakan izin studi mereka.
Individu yang terdampak tetap disarankan untuk segera bertindak setelah kondisi stabil: jendela waktu yang diperpanjang tidak menghapus biaya aplikasi, dan IRCC memperingatkan bahwa berkas yang tidak lengkap akan dikembalikan, yang akan menunda status lebih lanjut. Pengacara imigrasi menyarankan untuk menyimpan tanda terima akomodasi sementara dan tangkapan layar peringatan darurat lokal untuk memperkuat aplikasi.
Dengan prediksi peningkatan kejadian cuaca ekstrem, jalur bantuan bencana baru ini bisa menjadi fitur rutin dalam alat imigrasi Kanada, menjadikan negara ini tujuan yang lebih berempati bagi talenta global di era gangguan iklim.
Sumber: Business Standard