
Menanggapi meningkatnya pembatalan penerbangan akibat ketegangan regional dan aksi mogok kerja, Kementerian Luar Negeri Arab Saudi pada 16 April mengaktifkan program darurat yang memberikan perpanjangan visa gratis selama satu bulan bagi wisatawan, pelaku bisnis, dan jamaah Umrah yang tidak dapat meninggalkan Kerajaan sesuai jadwal. Menurut Travel and Tour World, kebijakan ini mencakup warga dari 11 negara—termasuk Italia—dan didukung oleh layanan konsuler multibahasa yang tersedia 24 jam. Perpanjangan otomatis berlaku untuk visa kunjungan satu kali masuk, eVisa, dan izin kedatangan yang masa berlakunya habis antara 15 hingga 30 April. Pemegang visa akan menerima SMS konfirmasi masa berlaku baru tanpa perlu mengunjungi kantor imigrasi. Bagi pemegang visa multiple-entry yang masa berlakunya habis dalam periode yang sama, mereka dapat keluar dan masuk kembali sekali tanpa membayar biaya revalidasi sebesar SAR 100. Bagi perusahaan Italia dengan tim proyek di King Salman Energy Park Riyadh atau zona konstruksi Neom, pengumuman ini menghilangkan risiko staf menjadi overstay ilegal—status yang dapat dikenai denda hingga SAR 10.000 dan larangan masuk di masa depan. Para penasihat mobilitas tetap menyarankan perusahaan untuk mengunduh aplikasi Tawakkalna Services yang telah diperbarui, yang akan menampilkan tanggal kedaluwarsa visa baru setelah diproses. Pihak berwenang Saudi juga telah menyiapkan loket layanan cepat di bandara Riyadh dan Jeddah untuk menangani penumpang yang maskapainya belum mengatur akomodasi hotel. Konsulat Italia di Jeddah menyarankan warga untuk menyimpan kartu boarding dan bukti gangguan penerbangan guna memudahkan klaim asuransi di kemudian hari. Meskipun kebijakan ini berlaku selama 30 hari, pejabat menyatakan kemungkinan perpanjangan jika situasi regional memburuk. Operator tur Italia, yang sudah menghadapi tantangan pengalihan rute dari itinerary kapal pesiar Laut Merah, menyambut baik fleksibilitas ini namun mengingatkan pelanggan untuk terus memantau jadwal maskapai karena operator Eropa menyesuaikan kapasitas ke wilayah Teluk.
Sumber: Travel and Tour World