
Swiss telah memulai pembukaan kembali bertahap kedutaan besarnya di Iran setelah penutupan keamanan selama enam minggu, demikian konfirmasi dari Departemen Luar Negeri Federal (FDFA) pada 25 April. Empat staf tiba di Teheran pada hari Jumat dan akan memulihkan layanan konsuler inti serta fungsi ‘perlindungan kekuasaan’, di mana Swiss yang netral mewakili kepentingan AS di Iran. Misi ini dievakuasi pada 11 Maret ketika pertukaran rudal di Teluk meningkatkan risiko bagi diplomat Barat. Dengan gencatan senjata yang berlangsung sejak 8 April, Bern menyatakan analisis risikonya kini memungkinkan kembalinya staf secara terbatas, yang dilakukan dengan koordinasi bersama Washington dan Teheran. Penambahan staf penuh akan bergantung pada penilaian keamanan selanjutnya.
Langkah ini sangat penting bagi perusahaan Swiss dan multinasional yang mengandalkan peran unik Swiss sebagai fasilitator untuk mengeluarkan dokumen perjalanan AS, menangani pemindahan tahanan, dan memproses jalur perdagangan kemanusiaan yang bebas sanksi. Para eksportir Swiss di bidang alat medis dan input agritech—yang saat ini mengirimkan barang melalui koridor kemanusiaan—menyambut baik kabar ini, dengan catatan bahwa proses administrasi di dalam negeri sempat melambat selama penutupan.
Secara praktis, bagian konsuler kedutaan akan dibuka kembali dengan jam operasional terbatas minggu depan, dengan prioritas pada dokumen perjalanan darurat dan notaris untuk warga negara ganda serta pelaku bisnis. Perusahaan yang memiliki karyawan di Iran disarankan memastikan tim HR lokal terdaftar dalam sistem TravelAdmin FDFA untuk menerima pembaruan keamanan secara real-time. Pembukaan kembali ini juga menandakan optimisme hati-hati menjelang pembicaraan jalur belakang AS-Iran yang akan datang, di mana diplomat Swiss diperkirakan akan memberikan dukungan logistik.
Langkah ini sangat penting bagi perusahaan Swiss dan multinasional yang mengandalkan peran unik Swiss sebagai fasilitator untuk mengeluarkan dokumen perjalanan AS, menangani pemindahan tahanan, dan memproses jalur perdagangan kemanusiaan yang bebas sanksi. Para eksportir Swiss di bidang alat medis dan input agritech—yang saat ini mengirimkan barang melalui koridor kemanusiaan—menyambut baik kabar ini, dengan catatan bahwa proses administrasi di dalam negeri sempat melambat selama penutupan.
Secara praktis, bagian konsuler kedutaan akan dibuka kembali dengan jam operasional terbatas minggu depan, dengan prioritas pada dokumen perjalanan darurat dan notaris untuk warga negara ganda serta pelaku bisnis. Perusahaan yang memiliki karyawan di Iran disarankan memastikan tim HR lokal terdaftar dalam sistem TravelAdmin FDFA untuk menerima pembaruan keamanan secara real-time. Pembukaan kembali ini juga menandakan optimisme hati-hati menjelang pembicaraan jalur belakang AS-Iran yang akan datang, di mana diplomat Swiss diperkirakan akan memberikan dukungan logistik.
Sumber: The Local Switzerland (AFP wire)