1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. Australia
  4. /
  5. Utusan Canberra Soroti Bab Mobilitas Tenaga Kerja yang Lebih Mendalam dalam Pembicaraan Perdagangan India-Australia

Utusan Canberra Soroti Bab Mobilitas Tenaga Kerja yang Lebih Mendalam dalam Pembicaraan Perdagangan India-Australia

Mei 3, 2026
·
Utusan Canberra Soroti Bab Mobilitas Tenaga Kerja yang Lebih Mendalam dalam Pembicaraan Perdagangan India-Australia
Komisaris Tinggi Australia untuk India, Philip Green, menyatakan pada 2 Mei bahwa fase berikutnya dari Perjanjian Kerja Sama Ekonomi dan Perdagangan India–Australia (ECTA) dapat mencakup lampiran khusus mobilitas tenaga kerja, yang akan memudahkan warga India untuk tinggal dan bekerja di Australia. Dalam wawancara dengan kantor berita ANI, Green mencatat bahwa sudah ada 135.000 pelajar India di Australia dan jumlah diaspora kini melebihi satu juta orang. India menginginkan pengakuan kualifikasi yang lebih luas serta jalur visa yang lebih mudah bagi pekerja terampil di sektor seperti TI, agri-teknologi, dan kesehatan. Sementara itu, Australia menginginkan pemotongan tarif yang lebih dalam untuk produk pertanian dan jaminan bahwa akses pasar tidak akan merugikan petani India. Green mengatakan kedua pihak sedang mencari cara untuk menggabungkan tujuan ini tanpa mengganggu kepentingan domestik masing-masing. Lampiran mobilitas tenaga kerja ini akan melanjutkan hasil Mobilitas yang sudah ada di bawah ECTA, yang menciptakan Visa Jalur Mobilitas baru untuk profesional awal karier namun membatasi kuota hanya 3.000 tempat per tahun. Kelompok industri berpendapat kuota ini jauh di bawah permintaan, mengingat kekurangan tenaga ahli yang terus berlangsung di Australia dan banyaknya lulusan di India. Jika negosiasi berhasil, pengusaha Australia bisa mendapatkan akses lebih cepat ke talenta tingkat menengah dari India, mengurangi ketergantungan pada tenaga kerja dari negara ketiga dan transfer antar perusahaan yang mahal. Sebaliknya, hak mobilitas yang lebih kuat mungkin akan memperkuat perdebatan domestik tentang jumlah migran, yang sudah menjadi sorotan setelah pengetatan visa pelajar baru-baru ini. Para pengamat memperkirakan isu ini akan menjadi sorotan utama dalam kunjungan Perdana Menteri Anthony Albanese ke New Delhi akhir tahun ini.
Sumber: ANI via Newswav

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Australia.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×