1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. Perancis
  4. /
  5. Majelis Nasional Prancis Setujui Penggandaan Tiga Kali Batas Maksimal Penahanan Warga Negara Asing Berisiko Tinggi

Majelis Nasional Prancis Setujui Penggandaan Tiga Kali Batas Maksimal Penahanan Warga Negara Asing Berisiko Tinggi

Mei 6, 2026
·
Majelis Nasional Prancis Setujui Penggandaan Tiga Kali Batas Maksimal Penahanan Warga Negara Asing Berisiko Tinggi
Dalam pemungutan suara larut malam pada 5 Mei 2026, Majelis Nasional Prancis mengesahkan RUU yang secara signifikan memperpanjang masa penahanan administratif bagi warga negara non-UE tertentu yang dianggap ancaman keamanan serius. RUU yang diusung oleh anggota parlemen Renaissance, Charles Rodwell, dan didukung oleh pemerintah serta oposisi konservatif ini, menaikkan batas waktu penahanan bagi warga asing yang telah menjalani hukuman penjara terkait terorisme dari 180 hari menjadi 210 hari, serta bagi warga asing lain yang berada di bawah perintah pengusiran dari 90 hari menjadi 210 hari. Para pendukung berargumen bahwa perpanjangan waktu ini memberikan kesempatan yang cukup bagi petugas perbatasan dan otoritas peradilan untuk mengatur pemulangan, memperoleh surat izin konsuler, dan mengatur penerbangan charter—tugas-tugas yang seringkali melebihi batas tiga bulan saat ini dan menyebabkan pembebasan yang tidak populer di mata publik. Menteri Dalam Negeri Gérald Darmanin menyebut pemungutan suara ini sebagai “kemenangan bagi keselamatan publik” dan menegaskan bahwa Prancis hanya menyesuaikan diri dengan periode penahanan yang sudah diterapkan di beberapa negara UE seperti Jerman dan Belanda. LSM hak asasi manusia dan anggota parlemen sayap kiri mengecam langkah ini sebagai “spiral eksklusivitas”, memperingatkan bahwa Prancis sudah menahan lebih banyak migran dibandingkan negara UE lain kecuali Spanyol. RUU ini kini akan dibahas di Senat, di mana teks paralel yang diajukan oleh Senator Bruno Retailleau bisa memicu amandemen lebih lanjut dan kemungkinan pembentukan komite gabungan. Bagi manajer mobilitas global, perubahan ini menandakan penegakan aturan yang lebih ketat di tahap akhir siklus imigrasi. Warga negara dari negara ketiga yang tinggal melebihi batas waktu, melanggar ketentuan visa, atau kehilangan hak tinggal setelah vonis pidana kini bisa menghadapi penahanan hingga tujuh bulan di pusat penahanan sambil proses deportasi berjalan. Perusahaan yang mensponsori staf asing perlu memperketat kepatuhan dan memantau karyawan yang status tinggalnya berisiko untuk menghindari kerusakan reputasi dan biaya repatriasi darurat yang mahal.
Sumber: Le Journal du Dimanche

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Perancis.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×