
Universitas Hradec Králové (UHK) mengingatkan institusi mitra bahwa mahasiswa pertukaran dari luar Uni Eropa yang berencana belajar di Republik Ceko pada tahun akademik 2026/27 harus menyelesaikan pengajuan visa mereka paling lambat 15 Mei 2026. Batas waktu yang lebih ketat ini, yang diumumkan di halaman pertukaran internasional fakultas, berlaku untuk kedatangan selama satu tahun penuh maupun semester musim dingin. UHK menjelaskan bahwa tenggat waktu lebih awal ini disebabkan oleh waktu pemrosesan yang lebih lama di konsulat Ceko akibat penerapan aturan keamanan biometrik baru di bawah Sistem Masuk/Keluar Uni Eropa. Menurut Kantor Hubungan Internasional, jadwal pengajuan visa di beberapa wilayah kini sudah penuh hingga enam minggu ke depan, sehingga sedikit ruang untuk kesalahan dokumen. Dalam jadwal baru ini, universitas mitra harus menominasikan mahasiswa paling lambat 15 Mei dan mengirimkan aplikasi yang sudah dipindai—termasuk salinan paspor biometrik, bukti dana, dan asuransi kesehatan lengkap—secara elektronik. Dokumen asli akan diverifikasi saat mahasiswa mengambil visa studi tipe D mereka. Mahasiswa dari Uni Eropa tidak terpengaruh dan dapat mengajukan hingga batas waktu standar 31 Mei. Kebijakan ini diperkirakan akan berdampak luas pada pendidikan tinggi di Ceko, di mana hampir 55.000 mahasiswa gelar dan pertukaran berasal dari luar Uni Eropa. Konsultan pendidikan menyarankan perusahaan yang mensponsori magang atau pelatihan lulusan untuk memasukkan tanggal lebih awal ini ke dalam kalender mobilitas, terutama untuk jalur talenta dari Turki, India, dan Amerika Latin. Kegagalan memenuhi tenggat waktu dapat memaksa kandidat menunda satu semester, yang berdampak pada kuota Erasmus+ dan penempatan proyek. Perusahaan dengan pusat R&D di koridor Hradec–Pardubice menyambut baik kejelasan ini, karena waktu tunggu visa yang dapat diprediksi membantu menyelaraskan penempatan akademik dengan siklus pengembangan produk.
Sumber: University of Hradec Králové