1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. India
  4. /
  5. Modi dan Macron Luncurkan ‘Bharat Innovates 2026’ di Nice, Membuka Koridor Mobilitas Baru

Modi dan Macron Luncurkan ‘Bharat Innovates 2026’ di Nice, Membuka Koridor Mobilitas Baru

Jun 15, 2026
·
Modi dan Macron Luncurkan ‘Bharat Innovates 2026’ di Nice, Membuka Koridor Mobilitas Baru
Pada 14 Juni 2026, Perdana Menteri Narendra Modi dan Presiden Prancis Emmanuel Macron secara bersama-sama meresmikan ‘Bharat Innovates 2026’ di Palais des Expositions, Nice, membuka pameran selama tiga hari yang menampilkan 120 start-up teknologi tinggi asal India dan lebih dari 500 investor global. Acara ini menjadi pusat dari Tahun Inovasi India–Prancis dan bertepatan dengan tur lima hari Modi di Prancis dan Slovakia, kunjungan ketiganya ke Eropa dalam 12 bulan terakhir.

Selain kesepakatan teknologi, summit ini juga membawa dampak besar pada mobilitas. Pejabat Prancis mengonfirmasi bahwa sedang berlangsung pembicaraan untuk menambah 750 izin kerja pasca-studi setiap tahun bagi lulusan STEM India serta menguji coba visa bisnis fast-track yang berlaku di seluruh wilayah Schengen bagi eksekutif perusahaan yang tergabung dalam Bharat Innovates. Nota kesepahaman antara Business France dan Invest India berkomitmen untuk membentuk “meja mobilitas” yang akan memberikan dukungan visa dan relokasi personal bagi pendiri start-up yang membangun usaha patungan.

Modi dan Macron Luncurkan ‘Bharat Innovates 2026’ di Nice, Membuka Koridor Mobilitas Baru


Peluncuran ini mengikuti rekor tahun 2025, di mana Prancis mengeluarkan lebih dari 90.000 visa untuk warga India—naik 18% dibanding tahun sebelumnya. Maskapai penerbangan pun merespons: Vistara akan meningkatkan kapasitas rute Delhi–Paris dengan Airbus A350 mulai Agustus, sementara Air France berencana memperpanjang layanan Bengaluru selama jadwal musim dingin.

Bagi manajer perjalanan korporat, kabar utama adalah potensi penyederhanaan visa: pejabat menyiratkan bahwa skema fast-track yang diusulkan dapat memangkas waktu tunggu janji temu visa Schengen dari lima minggu menjadi hanya lima hari bagi eksekutif teknologi yang memenuhi syarat. Tim mobilitas disarankan untuk memantau kelompok kerja bersama yang dijadwalkan merilis kriteria draf pada September.

Summit ini juga menegaskan pengaruh diplomatik yang kini dimiliki India dalam negosiasi konsesi mobilitas terkait akses pasar—pendekatan yang bisa menjadi acuan dalam pembicaraan mendatang dengan Jerman dan Belanda.
Sumber: The Economic Times

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk India.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×