
Menteri Keamanan Dalam Negeri Markwayne Mullin memicu kontroversi politik di acara CNN State of the Union dengan menyatakan bahwa lebih dari 350.000 pemegang Status Perlindungan Sementara (TPS) bisa ‘mengajukan permohonan tinggal permanen atau memilih penerbangan berbayar pulang ke negara asal’. Dalam hitungan jam, para komentator konservatif terkemuka mengecam pernyataan tersebut sebagai ‘amnesty dengan nama lain’, memaksa Mullin untuk memperjelas di X bahwa TPS ‘BERSIFAT SEMENTARA’. Dari sudut pandang mobilitas tenaga kerja, keributan ini memperbarui ketidakpastian bagi para pemberi kerja yang mempekerjakan penerima TPS asal Haiti, Suriah, dan Venezuela, yang izin kerjanya bergantung pada perpanjangan yang harus disetujui oleh DHS. Jika tekanan politik mendorong pemerintah untuk melakukan pemutusan massal, berbagai bisnis mulai dari pengolahan makanan hingga perawatan lansia bisa kehilangan pekerja berizin tanpa pemberitahuan sebelumnya. Pengacara imigrasi menyarankan karyawan TPS untuk menjaga opsi status alternatif—seperti I-130 berbasis keluarga, H-1B non-cap, atau penyesuaian melalui kategori EB jika memungkinkan. Perusahaan disarankan untuk mengaudit dokumen I-9 dan menyiapkan rencana cadangan tenaga kerja jika pemberitahuan perpanjangan otomatis tidak diterbitkan. Kasus ini juga menyoroti tren yang lebih luas: retorika publik dapat berujung pada perubahan kebijakan mendadak, sehingga tim mobilitas global perlu melakukan pemantauan real-time dan perencanaan skenario, bukan hanya pemeriksaan kepatuhan tahunan.
Sumber: The Daily Beast
Bagaimana VisaHQ dapat membantu
VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Amerika Serikat.Lebih Banyak Dari Amerika Serikat
Lihat semua
Hakim Federal Memerintahkan USCIS untuk Melanjutkan Proses bagi Warga dari 39 Negara
Peluncuran Pay.gov oleh Departemen Luar Negeri Picu Kebingungan Biaya Konsuler dan Penahanan Visa Pasal 221(g)