1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. India
  4. /
  5. India luncurkan Kartu e-OCI, akhiri buku kertas untuk 4,5 juta warga India di luar negeri

India luncurkan Kartu e-OCI, akhiri buku kertas untuk 4,5 juta warga India di luar negeri

Jul 3, 2026
·
India luncurkan Kartu e-OCI, akhiri buku kertas untuk 4,5 juta warga India di luar negeri
Kementerian Dalam Negeri telah meluncurkan kartu Elektronik Overseas Citizen of India (e-OCI) yang sudah lama dijanjikan, dengan menghadirkan identitas berkode QR yang dapat dipindai langsung di ponsel pintar sekitar 4,5 juta warga keturunan India di seluruh dunia. Pengumuman ini dilakukan di New Delhi pada 30 Juni dan mulai diberlakukan secara nasional pada 2 Juli, menandai penyelesaian digitalisasi sistem OCI yang dimulai dengan Peraturan Amandemen Kewarganegaraan 2026.

Dalam sistem baru ini, pemohon pertama kali masih harus mendaftar melalui ociservices.gov.in, namun pemerintah kini mengeluarkan PDF yang sudah ditandatangani secara digital dengan kode QR yang bisa disimpan di dompet digital atau dicetak sesuai kebutuhan. Pemegang kartu lama dapat mengunduh e-OCI secara gratis setelah melakukan validasi paspor satu kali, tanpa harus menunggu enam minggu untuk mendapatkan buku fisik yang baru. Kartu fisik tetap tersedia bagi yang menginginkannya, tetapi mulai Oktober 2026, gerbang imigrasi elektronik di bandara Delhi, Mumbai, Bengaluru, dan Hyderabad akan mengutamakan pemindaian kode QR.

Bagi perusahaan multinasional, pembaruan ini mengurangi hambatan dalam proses onboarding. Profesional OCI yang datang untuk tugas tidak perlu lagi mengirim paspor mereka untuk cap di buku fisik; tim HR dapat memverifikasi status secara online dan real-time. Maskapai penerbangan juga dapat memindai kode QR saat check-in, mengurangi tingginya tingkat kesalahan dokumen yang sering terjadi dengan buku fisik lama. Biro Imigrasi menyatakan perubahan ini akan mengurangi pemeriksaan manual kedua terhadap pelancong OCI hingga 70% pada musim dingin ini.

Para pendukung privasi data menyambut baik penggunaan tanda tangan digital, karena fotokopi buku fisik mudah menjadi sasaran penipuan identitas. Namun, kritik mengingatkan bahwa pemegang kartu di daerah pedesaan dan lansia yang tidak memiliki ponsel pintar mungkin mengalami kesulitan; Kementerian Dalam Negeri menyatakan pusat VFS dan BLS akan menyediakan cetakan kertas dengan kode QR sesuai permintaan dengan biaya ₹200.

Tips praktis: Siapa pun yang memperbarui atau mengganti paspor setelah usia 20 tahun harus memperbarui nomor paspor baru melalui portal dalam waktu 90 hari untuk menghindari denda keterlambatan sebesar ₹2.000 yang juga mulai berlaku sejak 1 Juli.
Sumber: The Financial Express

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk India.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×