
Bandara Dubai telah mengaktifkan rencana kontinjensi musim panas secara penuh setelah memproyeksikan bahwa tiga juta penumpang akan melewati DXB antara 2 hingga 16 Juli, dengan rekor harian mencapai 225.000 pelancong pada Minggu, 12 Juli. Proyeksi ini, yang dipublikasikan pada 3 Juli oleh media berbahasa Spanyol Noticias.ae, menegaskan pemulihan pasca-pandemi yang berkelanjutan, di mana DXB menangani 95,2 juta penumpang pada tahun 2025.
Langkah utama meliputi perluasan layanan ‘DUBZ’ drop bag di rumah untuk pelanggan Emirates dan flydubai, penambahan staf di saluran imigrasi elektronik Smart Gate, serta analitik aliran kerumunan secara real-time di Terminal 3. Penumpang disarankan tiba minimal tiga jam sebelum keberangkatan dan melakukan check-in online untuk menghindari antrean panjang.
Bagi perusahaan multinasional, dampak utama adalah pada waktu mobilitas: staf yang masuk atau keluar Dubai untuk penugasan rotasi di sektor energi, konsultasi, dan konstruksi kemungkinan akan menghadapi antrean keamanan dan imigrasi yang lebih lama. Manajer perjalanan disarankan menambahkan waktu ekstra dalam jadwal, terutama untuk koneksi penerbangan malam antara Eropa dan Asia yang berangkat antara pukul 23:00 hingga 02:00.
Kemampuan bandara menangani volume harian lebih dari 200.000 penumpang juga menjadi indikator strategi penerbangan jangka panjang Dubai. Pejabat mengonfirmasi bahwa proyek besar Al Maktoum International (DWC) tetap sesuai jadwal untuk peluncuran pada 2032, dengan puncak volume DXB digunakan sebagai uji coba operasional langsung untuk teknologi aliran penumpang baru.
Meski tidak ada perubahan aturan visa seiring lonjakan ini, GDRFA telah memperluas pendaftaran otomatis dalam sistem biometrik Smart Gate untuk anak usia 12 tahun ke atas, mengurangi proses cap paspor manual dan memungkinkan petugas imigrasi fokus pada kasus kompleks dan pelanggaran masa tinggal.
Langkah utama meliputi perluasan layanan ‘DUBZ’ drop bag di rumah untuk pelanggan Emirates dan flydubai, penambahan staf di saluran imigrasi elektronik Smart Gate, serta analitik aliran kerumunan secara real-time di Terminal 3. Penumpang disarankan tiba minimal tiga jam sebelum keberangkatan dan melakukan check-in online untuk menghindari antrean panjang.
Bagi perusahaan multinasional, dampak utama adalah pada waktu mobilitas: staf yang masuk atau keluar Dubai untuk penugasan rotasi di sektor energi, konsultasi, dan konstruksi kemungkinan akan menghadapi antrean keamanan dan imigrasi yang lebih lama. Manajer perjalanan disarankan menambahkan waktu ekstra dalam jadwal, terutama untuk koneksi penerbangan malam antara Eropa dan Asia yang berangkat antara pukul 23:00 hingga 02:00.
Kemampuan bandara menangani volume harian lebih dari 200.000 penumpang juga menjadi indikator strategi penerbangan jangka panjang Dubai. Pejabat mengonfirmasi bahwa proyek besar Al Maktoum International (DWC) tetap sesuai jadwal untuk peluncuran pada 2032, dengan puncak volume DXB digunakan sebagai uji coba operasional langsung untuk teknologi aliran penumpang baru.
Meski tidak ada perubahan aturan visa seiring lonjakan ini, GDRFA telah memperluas pendaftaran otomatis dalam sistem biometrik Smart Gate untuk anak usia 12 tahun ke atas, mengurangi proses cap paspor manual dan memungkinkan petugas imigrasi fokus pada kasus kompleks dan pelanggaran masa tinggal.
Sumber: Noticias.ae
Bagaimana VisaHQ dapat membantu
VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Uni Emirat Arab.Lebih Banyak Dari Uni Emirat Arab
Lihat semua
Visa Hijau Lima Tahun Berikan Tempat Tinggal bagi Pekerja Terampil dan Freelancer Tanpa Perlu Sponsor
UAE Perluas Daftar Visa Saat Kedatangan untuk Kenya dan Permudah Aturan bagi Pemegang Beberapa Kewarganegaraan