India menambahkan 25 negara lagi ke platform e-Visa mulai 15 Agustus
India akan membuka skema e-Visa untuk 25 negara lagi mulai 15 Agustus
Air India, Akasa, dan IndiGo keluarkan imbauan di seluruh jaringan saat musim hujan mengguyur Mumbai dan Delhi
Berita Terbaru
Penerbangan Teluk-India Dimulai Kembali Setelah Gangguan Keamanan, Namun Harga Tiket Musim Panas Tetap Melambung Tinggi
Sebagian besar rute Teluk–India sudah kembali beroperasi setelah dua minggu dihentikan karena masalah keamanan, namun permintaan liburan yang tertunda membuat harga tiket tetap mendekati rekor tertinggi. Para pelancong bisnis harus bersiap menghadapi keterbatasan kursi dan biaya yang tinggi setidaknya hingga September.
Pemogokan bandara 24 jam se-Italia lumpuhkan negara pada 5 Juli, ancam gangguan bagi penumpang asal India
Pemogokan nasional selama 24 jam telah menutup bandara-bandara utama di Italia pada 5 Juli, mengancam lalu lintas penumpang dan kargo antara India dan Italia di puncak musim panas. Perusahaan-perusahaan India disarankan untuk memeriksa jadwal penerbangan, mempersiapkan rute alternatif, serta menganggarkan biaya hotel dan keterlambatan.
Sistem Biometrik Masuk-Keluar Uni Eropa Sebabkan Antrean Lima Jam di Pusat Jerman; Penumpang Transit India Disarankan Datang Lebih Awal
Pemeriksaan biometrik perbatasan di seluruh wilayah Schengen menyebabkan keterlambatan berjam-jam di Frankfurt dan Munich, memicu lonjakan keluhan perjalanan di Jerman hingga 50%. Para pelancong bisnis dari India disarankan untuk menyediakan waktu transit tambahan atau menggunakan hub di luar wilayah Schengen agar terhindar dari kehilangan koneksi penerbangan.
Aplikasi pengenalan wajah DigiYatra meluas ke 17 bandara di India, janjikan masuk dalam lima menit bagi penumpang domestik
Techlusive melaporkan bahwa program pengenalan wajah DigiYatra kini telah diterapkan di 17 bandara di India, memungkinkan penumpang domestik melewati gerbang masuk dalam waktu sekitar dua menit. Para pelaku bisnis bisa menghemat waktu, namun penumpang internasional tetap harus menjalani prosedur imigrasi seperti biasa.
India menghapus denda keterlambatan dan memperpanjang visa bagi warga asing yang terdampar akibat krisis di Asia Barat
Pada 4 Juli, India memperpanjang semua kategori visa dan menghapus denda keterlambatan bagi warga asing yang tidak bisa meninggalkan negara karena gangguan penerbangan di Asia Barat. Perusahaan yang mempekerjakan ekspatriat harus mengajukan perpanjangan gratis secara online, sehingga dapat menghindari denda dan catatan imigrasi negatif.
Jerman Perbarui Imbauan Perjalanan ke India, Tanda Waktu Tunggu untuk Visa e-Bisnis
Pemberitahuan perjalanan Jerman tanggal 4 Juli memperingatkan kemungkinan keterlambatan dalam pemrosesan visa e-Bisnis India dan menyarankan para pelancong untuk mencetak Otorisasi Perjalanan Elektronik mereka. Perusahaan Jerman yang memiliki jadwal proyek ketat di India disarankan untuk menambah waktu atau beralih ke pengajuan visa secara manual jika ragu.
India Menempatkan ‘Mobilitas Tenaga Ahli Tinggi’ sebagai Fokus Utama dalam Kunjungan ke Selandia Baru
Menjelang kunjungan Perdana Menteri Modi ke Selandia Baru, Kementerian Luar Negeri India menyatakan bahwa kebijakan perdagangan India kini menganggap visa yang lancar dan cepat bagi tenaga ahli berkemampuan tinggi sebagai hal yang tidak bisa ditawar. Sikap ini bertujuan melindungi ekspor teknologi dan proyek India dari kemungkinan pengetatan imigrasi di masa depan, termasuk perubahan aturan yang diusulkan oleh Wellington. Para pelaku bisnis harus mengantisipasi bahwa bab mobilitas—jalur visa cepat, pengakuan gelar, dan standar layanan—akan menjadi standar dalam semua perjanjian perdagangan bebas (FTA) yang akan datang.
PM Modi meresmikan terminal Bandara Jodhpur senilai ₹480 crore dan meluncurkan fase konektivitas regional ‘Viksit UDAN’
Terminal baru di Bandara Jodhpur dan fase berikutnya dari skema UDAN diluncurkan pada 4 Juli, memperluas jaringan penerbangan regional India. Peningkatan ini menjanjikan waktu perjalanan yang lebih singkat bagi tim korporat serta kapasitas kargo udara baru bagi para eksportir di Rajasthan Barat.
India luncurkan Kartu Digital e-OCI, akhiri penggunaan buku fisik untuk warga negara luar negeri
Mulai 4 Juli 2026, kartu e-OCI baru India menggantikan buku fisik untuk semua Warga Negara Luar Negeri India. Identitas digital penuh ini mempercepat proses imigrasi, mengurangi dokumen perusahaan, dan memperkenalkan pencabutan otomatis bagi yang tidak mematuhi aturan perpanjangan, sehingga tim mobilitas harus lebih proaktif dalam pemantauan.
Hujan Deras Beri Peringatan Merah di Mumbai—Penerbangan Dialihkan, Kereta Terlambat, Wisatawan Bisnis Diimbau Waspada
Hujan deras 200 mm memicu peringatan merah BMKG untuk Mumbai pada 4-5 Juli, mengganggu penerbangan, kereta lokal, dan lalu lintas jalan. Maskapai memberikan pembebasan biaya, sementara pihak berwenang mengimbau agar hanya melakukan perjalanan penting, menyebabkan dampak lanjutan pada pertemuan bisnis dan relokasi ke pusat keuangan India.
India Memulai Kembali dan Memperluas Layanan Visa Wisata di Bangladesh
Layanan visa turis India di Bangladesh yang sempat dihentikan sejak Agustus 2024, kembali dibuka pada 28 Juni 2026 dan kini sedang diperluas dengan cepat setelah memproses 1.200 aplikasi pada hari pertama. Langkah ini mengembalikan jalur mobilitas penting bagi para pelancong medis dan rekreasi serta meningkatkan perdagangan lintas batas.
Kanada Pangkas Waktu Proses Super Visa untuk Warga India Jadi 50 Hari, Permudah Kunjungan Keluarga
IRCC mengumumkan bahwa pengajuan Super Visa dari India kini diproses rata-rata dalam 50 hari, kurang dari separuh waktu tunggu sebelumnya. Percepatan ini menguntungkan keluarga India dan manajer ekspatriat di Kanada dengan memungkinkan kunjungan orang tua dan kakek-nenek yang lebih lama dan lebih cepat.
Bangkok Perketat Aturan Masuk untuk Wisatawan India
Peringatan dari Kedutaan Besar India mengingatkan warga bahwa petugas Thailand mungkin akan meminta bukti kepemilikan uang tunai sebesar THB 20.000, Kartu Kedatangan Digital yang sudah diisi sebelumnya, serta dokumen perjalanan lengkap. Pemeriksaan yang lebih ketat ini meningkatkan persyaratan bagi wisatawan India dan pelaku bisnis jangka pendek yang akan berkunjung ke Thailand musim panas ini.