Konsulat Tiongkok di Chicago Terbitkan “Panduan Pembayaran di Tiongkok” Baru untuk Pengunjung Asing
Tiongkok Keluarkan Peringatan Hujan Deras Oranye untuk 7 Provinsi, Waspadai Curah Hujan 250-800 mm
China menetapkan cetak biru untuk menjadi 'negara pariwisata kuat' pada tahun 2030
Berita Terbaru
China luncurkan program voucher senilai ¥450 juta untuk dorong pariwisata musim panas
Dari awal Juli hingga akhir Agustus, China akan membagikan voucher digital senilai ¥450 juta yang dapat digunakan untuk transportasi, akomodasi, dan tempat wisata di seluruh negeri. Pemegang paspor asing juga berhak mendapatkan voucher ini, menjadikannya solusi hemat biaya bagi pelancong bisnis dan ekspatriat. Langkah ini menegaskan pergeseran Beijing menuju stimulus berbasis konsumsi dan mendukung rencana pariwisata lima tahun yang lebih besar.
China meluncurkan program voucher senilai 450 juta yuan untuk mendongkrak pariwisata musim panas
Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata akan mengeluarkan kupon digital senilai 450 juta yuan antara awal Juli hingga akhir Agustus untuk mendorong perjalanan musim panas. Kupon ini dapat digunakan untuk transportasi, hotel, tempat wisata, dan tur edukasi, serta akan terintegrasi ke dalam sistem pemesanan perusahaan, sehingga menurunkan biaya bagi pelancong bisnis dan ekspatriat. Para ekonom industri memperkirakan subsidi ini akan memicu tambahan pengeluaran minimal ¥3 miliar, sementara pembuat kebijakan melihat skema ini sebagai uji coba untuk insentif pariwisata masuk di masa depan.
Puncak Transportasi Musim Panas Angkut 1 Miliar Penumpang—Mengalihkan Arus Lalu Lintas ke Kota-Kota Tersembunyi di China
Puncak musim panas di China diperkirakan akan mengangkut lebih dari 1 miliar penumpang melalui jalur kereta api, sementara maskapai penerbangan menambah kapasitas ke pasar wisata dalam negeri dan destinasi rekreasi khusus. Lonjakan ini, didorong oleh permintaan perjalanan ‘immersif’ yang kaya budaya, berpotensi memperketat ketersediaan kursi di rute bisnis, namun juga akan memperluas pilihan transportasi ke kota-kota industri baru yang penting bagi perusahaan multinasional.
Beijing mengundang lebih banyak warga AS untuk ‘merasakan China yang multidimensi’
Juru bicara Kementerian Luar Negeri, Mao Ning, mengajak lebih banyak warga AS untuk mengunjungi China, menegaskan upaya Beijing memanfaatkan kebijakan bebas visa sepihaknya. Undangan ini, didukung oleh meningkatnya data kedatangan dan penerbangan dari AS, diharapkan mendorong perjalanan bisnis, namun perusahaan harus memastikan kegiatan tetap sesuai dengan aturan bebas visa.
Kementerian Luar Negeri Dorong Lebih Banyak Warga Amerika Berkunjung Seiring Lonjakan Kunjungan Masuk
Dalam konferensi pers pada 8 Juli, Kementerian Luar Negeri China menyatakan bahwa kedatangan pengunjung dari AS telah melampaui tingkat sebelum pandemi dan mengundang lebih banyak warga Amerika untuk berkunjung ke China. Pernyataan ini, meskipun bukan perubahan kebijakan resmi, menunjukkan dukungan berkelanjutan dari pemerintah untuk prosedur masuk yang lebih mudah dan mendukung rencana maskapai penerbangan menambah kapasitas. Perusahaan multinasional dapat memanfaatkan momentum ini untuk mempercepat jadwal pengurusan visa dan merencanakan perjalanan besar-besaran pada paruh kedua tahun ini.