India dan Selandia Baru mengeluarkan Pernyataan Bersama yang memprioritaskan pariwisata, jalur penerbangan langsung, dan pengakuan bersama sertifikat pelaut
India dan Selandia Baru menandatangani Perjanjian Perdagangan Bebas dan meluncurkan Kemitraan Strategis, membuka jalan bagi kemudahan perjalanan bisnis
Peta Jalan 2030: Kemitraan Strategis India–Selandia Baru Tetapkan Target Terukur untuk Mobilitas Pelajar, Keterampilan, dan Pariwisata
Berita Terbaru
Modi Jalin Hubungan dengan CEO Selandia Baru, Promosikan FTA sebagai Gerbang untuk ‘Mobilitas Teknologi dan Talenta’
• Dalam dialog CEO di Auckland, Perdana Menteri Modi menggambarkan Perjanjian Perdagangan Bebas India–Selandia Baru sebagai pendorong ‘mobilitas teknologi dan talenta’, menandakan akan ada langkah pelonggaran visa yang segera diberlakukan. • Usulan yang dibahas meliputi visa on arrival selama 90 hari bagi pemegang kartu bisnis ala APEC dan visa elektronik multiple-entry timbal balik untuk UKM. • Pesan ini menegaskan bahwa mobilitas tenaga kerja akan menjadi pilar utama dalam strategi perdagangan India yang lebih luas, memberikan peluang bagi perusahaan multinasional untuk merencanakan penempatan cepat di kawasan Pasifik Selatan.
India Kembali Terapkan Visa e-Turis Lima Tahun untuk Pengunjung dari 156 Negara
India telah mengaktifkan kembali visa e-wisata dan visa wisata reguler multiple-entry dengan masa berlaku lima tahun untuk warga dari 156 negara, mulai 9 Juli 2026. Kebijakan ini menghapus hambatan utama yang diberlakukan selama pandemi, memberikan kemudahan akses jangka panjang dan biaya rendah bagi para pelancong bisnis dan rekreasi yang sering berkunjung ke India, sekaligus mendukung target ambisius pemerintah dalam pemulihan sektor pariwisata.
Menteri Dalam Negeri Perintahkan Modernisasi Imigrasi dan Peningkatan Layanan Penumpang di 62 Bandara
Dalam rapat tinjauan pada 9 Juli, Menteri Dalam Negeri Amit Shah menetapkan tenggat waktu dua tahun untuk menyelesaikan 62 proyek penerbangan yang memprioritaskan percepatan proses keamanan dan imigrasi. Langkah-langkah yang diambil meliputi pemasangan baki otomatis, perluasan jalur pelancong terpercaya, hingga pembukaan pos pemeriksaan imigrasi baru—upaya yang diharapkan dapat secara signifikan mengurangi waktu antre bagi para pelancong bisnis.
Australia Beri Peringatan ke India: Aturan Visa Pelajar yang Lebih Ketat Takkan Menutup Peluang bagi Pelamar Asli
Saat Perdana Menteri Modi mengunjungi Melbourne, Australia, pemerintah Australia meyakinkan India bahwa pemeriksaan integritas yang lebih ketat dalam sistem visa pelajar mereka bertujuan untuk mengeliminasi penipuan, bukan untuk menghambat pelajar sah. Janji ini meredakan kekhawatiran di kalangan pelajar India dan perusahaan yang mengandalkan program pascasarjana Australia untuk pengembangan talenta.
KTT India–Australia Tegaskan Kembali Kemitraan Migrasi dan Mobilitas 2023, Dorong Arus Talenta yang Lebih Lancar
Deklarasi bersama yang rinci dari KTT India–Australia pada 9 Juli memperbarui dukungan politik terhadap Perjanjian Kemitraan Migrasi dan Mobilitas 2023, menandakan bahwa kedua negara berencana memperluas jalur terkelola bagi para profesional muda, lulusan, dan pemindahan antarperusahaan sekaligus memperketat pengawasan terhadap migrasi tidak teratur.