Bandara Bhogapuram yang baru dibangun disetujui sebagai pos pemeriksaan imigrasi internasional terbaru di India
India memulangkan jenazah wisatawan yang tewas dalam tragedi kapal di Vietnam
Mahkamah Agung Wajibkan Proses Adil dalam Penentuan Kewarganegaraan
Berita Terbaru
Pemberitahuan Kedutaan Ingatkan Wisatawan tentang Aturan Kedatangan Internasional yang Diperbarui
Kedutaan Besar India di Filipina telah membagikan ulang aturan kedatangan terbaru dari Kementerian Kesehatan, menekankan kewajiban deklarasi mandiri dan kemungkinan pemeriksaan Ebola. Pengingat ini bertujuan menghindari keterlambatan terkait dokumen bagi para pelancong yang masuk ke India dari Manila dan pintu masuk Asia Tenggara lainnya.
Subkategori visa kerja dirombak saat India meluncurkan reformasi imigrasi yang lebih luas
Surat edaran pemerintah tanggal 13 Juli mengklasifikasikan ulang kategori visa kerja, mewajibkan warga asing yang akan tinggal lebih dari 180 hari untuk mendaftar ke FRRO sebelum batas waktu tersebut, mengaktifkan pemeriksaan perjalanan terkait Ebola, serta memasukkan kartu e-OCI baru ke dalam database imigrasi India. Perubahan ini memperketat kepatuhan dan mengharuskan pembaruan alur kerja segera bagi para pemberi kerja.
Piyush Goyal Pimpin Delegasi Bisnis ke Spanyol, Belgia, dan Finlandia
Dari tanggal 13 hingga 17 Juli, Menteri Perdagangan Piyush Goyal melakukan kunjungan ke Spanyol, Belgia, dan Finlandia bersama delegasi bisnis tingkat tinggi untuk memperkuat hubungan perdagangan, investasi, dan teknologi. Pembicaraan akan mencakup percepatan jalur visa bagi eksekutif dan insinyur India serta peningkatan kerja sama mobilitas dalam kerangka perjanjian perdagangan bebas India-Uni Eropa yang diusulkan—isu-isu yang dapat mempermudah penugasan jangka pendek di Eropa di masa depan.
Piyush Goyal pimpin delegasi 50 anggota ke Spanyol, Belgia, dan Finlandia untuk menjajaki kesepakatan perdagangan dan teknologi
Menteri Perdagangan India memimpin delegasi tingkat tinggi ke Spanyol, Belgia, dan Finlandia pada 13–17 Juli untuk mendorong inisiatif perdagangan, teknologi, dan mobilitas. Pembicaraan mengenai perjanjian jaminan sosial, visa fast-track timbal balik, dan perluasan konektivitas udara diharapkan dapat mempermudah penempatan profesional India di seluruh Eropa di masa depan.
Jerman Perbarui Panduan Visa Penyatuan Keluarga Seiring Permintaan dari India Meningkat Tajam
Jerman merilis panduan terbaru tentang Visa Penyatuan Keluarga, yang menjelaskan syarat kelayakan, daftar dokumen yang diperlukan, dan perkiraan waktu proses. Klarifikasi ini sangat penting bagi para profesional India pemegang Kartu Biru UE yang berencana membawa pasangan atau anak, sehingga pemberi kerja dapat merencanakan penugasan dan mendukung pengurusan dokumen dengan lebih efektif.
India meluncurkan kartu e-OCI yang dapat diunduh, mengakhiri kebutuhan membawa buku fisik
Mulai 13 Juli 2026, Kementerian Dalam Negeri hanya akan mengeluarkan kartu OCI dalam bentuk elektronik. Pemegang kartu yang sudah ada kini dapat mengunduh versi PDF yang aman secara gratis dan menunjukkannya di imigrasi sebagai pengganti buku fisik. Langkah ini mempermudah proses perpanjangan dan mengurangi risiko kehilangan dokumen bagi para pelancong bisnis keturunan India.
India meluncurkan kartu e-OCI digital, mengakhiri kebutuhan buku fisik
India telah menggantikan buku Overseas Citizen of India (OCI) berbentuk kertas dengan kartu e-OCI digital yang bisa diunduh gratis, ditampilkan di ponsel, atau dicetak di kertas biasa. Identitas digital ini diakui di semua bandara dan pelabuhan laut, mempercepat proses penerbitan ulang sekaligus mengurangi biaya, serta terintegrasi dengan platform manajemen perbatasan IVFRT. Perubahan ini menurunkan risiko kepatuhan bagi perusahaan yang memindahkan tenaga kerja keturunan India dan menandai dorongan India menuju sistem imigrasi tanpa kertas.
Mahkamah Agung Mengembalikan 27 Kasus 'Orang Asing' di Assam untuk Sidang Ulang, Tekankan Proses Hukum yang Adil
Mahkamah Agung India membatalkan 27 pernyataan 'asing' yang dikeluarkan oleh Tribunal Assam, menegaskan bahwa keputusan kewarganegaraan harus mengikuti proses yang adil dan sah. Putusan ini mengurangi ketidakpastian hukum bagi penduduk dan pengusaha di wilayah Timur Laut, namun berpotensi memperpanjang antrean kasus karena munculnya banding serupa. Perusahaan yang berencana melakukan perpindahan ke Assam disarankan menganggarkan waktu tambahan untuk pengurusan dokumen selama otoritas mengulang pemeriksaan kasus-kasus tersebut.
Mahkamah Agung Perintahkan Sidang Ulang untuk 27 Warga Assam yang Dinyatakan ‘Orang Asing’
Mahkamah Agung pada 13 Juli 2026 membatalkan 27 putusan Pengadilan Orang Asing di Assam, dengan keputusan bahwa status kewarganegaraan harus ditentukan melalui proses yang adil dan sah. Kasus-kasus tersebut dikembalikan ke pengadilan untuk sidang ulang, memperkuat perlindungan prosedural dalam sistem penegakan imigrasi di India.
Platform AI Klaim Pangkas Waktu Persiapan Permohonan Visa AS Jadi 30 Menit
Perusahaan rintisan AS, eazyPetition, meluncurkan alat AI yang menjanjikan pembuatan petisi visa kerja AS dalam 30 menit, khusus untuk pengaju dalam jumlah besar seperti perusahaan IT India. Meski teknologi ini bisa memangkas biaya dan mempercepat pengajuan H-1B, para ahli hukum mengingatkan bahwa pengawasan manusia tetap sangat penting.
Selandia Baru Perketat Aturan Visa: Tidak Punya Surat Keterangan Polisi Kini Jadi Penghalang Utama
Imigrasi Selandia Baru kini mewajibkan sertifikat kepolisian disertakan dalam setiap pengajuan visa pelajar atau kerja sementara, dengan peringatan bahwa dokumen yang tidak lengkap bisa berujung pada penolakan. Pelamar dari India dan perusahaan yang mensponsori mereka harus memperhitungkan waktu proses sertifikat kepolisian agar terhindar dari keterlambatan yang merugikan.
Perjanjian Perdagangan Bebas India–Selandia Baru Janjikan Mobilitas Talenta yang Lebih Lancar dan Pengakuan Keterampilan Bersama
Ditandatangani pada 11 Juli dan mulai berlaku minggu depan, Perjanjian Perdagangan Bebas (FTA) India–Selandia Baru memperkenalkan kuota visa mobilitas bisnis khusus, kerangka pengakuan keterampilan, dan janji pemrosesan waktu nyata. Meskipun jumlahnya kecil secara absolut, ketentuan ini menurunkan hambatan bagi perusahaan India dan Selandia Baru dalam memindahkan para ahli lintas batas.
Visa Paket Baru Arab Saudi Tawarkan E-visa, Tiket Pesawat, dan Pemesanan Hotel Sekaligus untuk Warga India
Visa Paket Baru Arab Saudi Memudahkan Wisatawan India Dapatkan Visa Turis Elektronik Otomatis saat Membeli Paket Penerbangan dan Akomodasi Program percontohan yang diluncurkan pada 12 Juli ini memungkinkan wisatawan India menerima visa turis elektronik secara otomatis saat membeli paket penerbangan dan akomodasi, mengurangi birokrasi dan waktu proses. Inisiatif ini berpotensi mempercepat kunjungan wisata dan kunjungan lokasi, namun masih terbatas hanya untuk tujuan pariwisata.
Misi India di UAE Perketat Aturan Walk-in dan Luncurkan Portal Baru di Tengah Sengketa Penyedia Layanan
Mulai 12 Juli, kedutaan dan konsulat India di Uni Emirat Arab mewajibkan janji temu melalui portal baru yang diluncurkan, serta membatasi layanan paspor, visa, dan legalisasi secara langsung hanya untuk keadaan darurat. Kebijakan ini menyebabkan waktu proses yang lebih lama bagi komunitas ekspatriat India yang besar dan para pemberi kerja mereka.