
Warga Negara India di Luar Negeri (OCI) kini tak perlu khawatir kehilangan buku marun mereka di loket imigrasi. Pada 13 Juli 2026, Kementerian Dalam Negeri meluncurkan platform elektronik baru untuk seluruh ekosistem OCI, memungkinkan pemohon baru maupun 4,2 juta pemegang kartu yang sudah ada untuk mengunduh versi PDF aman kartu mereka langsung dari Portal Layanan OCI. e-OCI diakui di semua 114 Pos Pemeriksaan Imigrasi serta oleh sistem kontrol keberangkatan maskapai, sehingga pelancong cukup menunjukkan file tersebut di ponsel pintar atau tablet. Kartu digital ini terintegrasi dalam arsitektur Imigrasi, Visa, dan Registrasi & Pelacakan Orang Asing (IVFRT) pemerintah dan membawa kode QR terenkripsi yang terhubung ke data unik pemegang OCI. Petugas dapat memverifikasi status secara real-time tanpa bergantung pada buku lama yang mudah rusak dan mahal untuk diganti. Fitur keamanan meliputi watermark dinamis dan hash anti-tamper, menjadikan OCI sesuai dengan standar ICAO untuk dokumen perjalanan elektronik. Secara praktis, perubahan ini menghilangkan salah satu kendala terbesar bagi pelancong bisnis asal India yang sering bepergian: pembaruan buku. Di sistem lama, kartu fisik baru harus dipesan setiap kali nomor paspor berubah setelah usia 20 tahun. Kini pemegang kartu cukup memperbarui data paspor secara online dan mengunduh e-OCI baru dalam hitungan menit. Keluarga juga dapat mengelola beberapa kartu dari satu akun, sebuah kemudahan bagi manajer relokasi yang menangani perpindahan kelompok. Maskapai telah diberi pengarahan untuk menerima e-OCI sebagai bukti sah hak imigrasi India, namun petugas mobilitas disarankan agar pelancong menyimpan file secara offline dan membawa setidaknya satu power bank sampai infrastruktur bandara—terutama di pintu masuk kecil—sepenuhnya beradaptasi. Para kritikus juga meminta masa tenggang di mana buku lama tetap berlaku jika terjadi gangguan teknis; pemerintah secara informal menyatakan akan memberlakukan masa tenggang selama enam bulan. Bagi perusahaan multinasional, manfaatnya langsung terasa: lebih sedikit darurat kehilangan dokumen, biaya penggantian lebih rendah, dan proses onboarding warga India kelahiran luar negeri ke dalam penggajian atau program penugasan jangka pendek di India menjadi lebih sederhana. Tim HR dan mobilitas sebaiknya menambahkan langkah unduh e-OCI ke daftar periksa pra-keberangkatan dan memperbarui kebijakan perjalanan untuk mencerminkan dokumen digital baru ini.
Sumber: The Financial Express