
Dengan lonjakan lalu lintas puncak musim panas yang mendorong Helsinki-Vantaa menuju rekor dua juta penumpang pada Juli ini, operator bandara Finavia kini fokus pada pengalaman wisatawan yang tiba dari luar negeri. Pada 16 Juli, perusahaan secara diam-diam membuka “Luigi’s Italian Pizza” di Food Hall sisi darat Terminal 2, melengkapi outlet Luigi’s All-Day Italian yang sudah ada di area udara dekat Gerbang 40. Tempat baru ini bukan sekadar tambahan kuliner: dengan menyediakan pilihan makanan cepat saji sebelum pemeriksaan keamanan, Finavia berharap dapat mengurangi beban pada gerai di area udara dan menjaga koridor transfer tetap lancar saat gelombang transfer tersibuk.
Yang penting bagi perencana mobilitas global, pembukaan ini juga disertai insentif parkir gratis selama dua jam di garasi P1 Premium dan P2 antara pukul 10:00 hingga 14:00. Uji coba ini berlangsung hingga akhir Agustus dan dirancang untuk mendorong staf lokal serta pengemudi penjemput agar menunggu di dalam terminal, bukan di pinggir jalan, sehingga mengurangi kemacetan di area keberangkatan—keluhan yang sering dialami penyedia layanan antar-jemput perusahaan. Pengunjung dapat mengklaim voucher dengan memindai kode QR di konter restoran dan memasukkan nomor plat kendaraan di aplikasi Moovy milik Finavia.
Finavia menyatakan bahwa perluasan Food Hall ini merupakan bagian dari strategi mobilitas sisi darat yang lebih luas, termasuk penambahan gerbang e-paspor di aula kedatangan (dijadwalkan September) dan sistem antrean digital di pinggir jalan untuk taksi. “Setiap menit yang kita hemat dalam perjalanan darat berarti transfer yang lebih lancar dan catatan ketepatan waktu yang lebih baik untuk jadwal keberangkatan sore,” jelas Heini Lahti, Kepala Layanan Penumpang bandara.
Bagi perusahaan yang memindahkan staf melalui Helsinki, pesannya jelas: beri tahu para pelancong bahwa fasilitas makan di sisi darat kini lebih baik dan instruksikan pengemudi untuk memanfaatkan promosi parkir agar terhindar dari denda akibat parkir berlebihan di zona penjemputan. Manajer mobilitas juga harus mencatat bahwa Finavia masih merekomendasikan waktu minimal 75 menit untuk koneksi non-Schengen sampai gerbang e-paspor baru beroperasi.
Yang penting bagi perencana mobilitas global, pembukaan ini juga disertai insentif parkir gratis selama dua jam di garasi P1 Premium dan P2 antara pukul 10:00 hingga 14:00. Uji coba ini berlangsung hingga akhir Agustus dan dirancang untuk mendorong staf lokal serta pengemudi penjemput agar menunggu di dalam terminal, bukan di pinggir jalan, sehingga mengurangi kemacetan di area keberangkatan—keluhan yang sering dialami penyedia layanan antar-jemput perusahaan. Pengunjung dapat mengklaim voucher dengan memindai kode QR di konter restoran dan memasukkan nomor plat kendaraan di aplikasi Moovy milik Finavia.
Finavia menyatakan bahwa perluasan Food Hall ini merupakan bagian dari strategi mobilitas sisi darat yang lebih luas, termasuk penambahan gerbang e-paspor di aula kedatangan (dijadwalkan September) dan sistem antrean digital di pinggir jalan untuk taksi. “Setiap menit yang kita hemat dalam perjalanan darat berarti transfer yang lebih lancar dan catatan ketepatan waktu yang lebih baik untuk jadwal keberangkatan sore,” jelas Heini Lahti, Kepala Layanan Penumpang bandara.
Bagi perusahaan yang memindahkan staf melalui Helsinki, pesannya jelas: beri tahu para pelancong bahwa fasilitas makan di sisi darat kini lebih baik dan instruksikan pengemudi untuk memanfaatkan promosi parkir agar terhindar dari denda akibat parkir berlebihan di zona penjemputan. Manajer mobilitas juga harus mencatat bahwa Finavia masih merekomendasikan waktu minimal 75 menit untuk koneksi non-Schengen sampai gerbang e-paspor baru beroperasi.
Sumber: Finavia – Press release