Pemerintah Mulai Workshop ‘UDAN yang Dimodifikasi’, Tetapkan Peta Jalan untuk Dekade Berikutnya Penerbangan Regional
Mahkamah Agung Percepat Banding Pemerintah atas Tender Outsourcing Visa Luar Negeri
Inggris Perbarui Peringatan Perjalanan ke India: Wajib Deklarasi Mandiri Ebola dan Aturan Baru e-OCI
Berita Terbaru
India memulai pembicaraan dengan Washington setelah AS memperketat aturan masa tinggal visa bagi pelajar dan pengunjung asing
MEA menyatakan telah membuka dialog dengan AS setelah rancangan peraturan DHS mengusulkan tanggal akhir tetap untuk visa pelajar, pertukaran, dan media. Perubahan ini bisa memaksa ratusan ribu warga India mengajukan perpanjangan di tengah masa berlaku visa, menimbulkan biaya dan risiko bagi perusahaan, universitas, dan pelancong. Perusahaan disarankan mulai merencanakan langkah antisipasi terkait pembatasan masa berlaku visa yang lebih ketat.
Pengadilan Tinggi Delhi Batalkan Tender Layanan Visa Outsourcing; Operasi VFS di Australia dan Singapura Ditangguhkan
Pengadilan Tinggi Delhi membatalkan tender outsourcing layanan visa multi-negara India, menyebabkan VFS Global menghentikan pemrosesan di Australia dan kemungkinan di Singapura, Kuwait, serta Abu Dhabi. Kementerian Luar Negeri telah mengajukan banding ke Mahkamah Agung, namun ribuan aplikasi sudah tertunda, memaksa pelaku bisnis untuk mengatur ulang jadwal perjalanan dan mencari jalur visa alternatif.
Pengadilan Tinggi Delhi Batalkan Tender Outsourcing, Ganggu Layanan Paspor & Visa India di Australia dan Singapura
Pengadilan Tinggi Delhi membatalkan kontrak outsourcing India untuk layanan paspor, visa, dan konsuler di Australia, Singapura, Uni Emirat Arab, dan Kuwait pada 17 Juli 2026, dengan alasan evaluasi penawaran yang tidak transparan. Layanan melalui VFS Global sudah dihentikan di Australia dan berpotensi dihentikan di tempat lain, yang dapat menunda perpanjangan dan penerbitan surat keterangan kepolisian bagi warga India di luar negeri serta wisatawan asing ke India.
Gangguan Teknis Membuat Penerbangan Kozhikode–Muscat Terhenti, 144 Penumpang Terjebak Selama Tujuh Jam
Penundaan mekanis selama tujuh jam pada penerbangan Kozhikode–Muscat pada 17 Juli membuat 144 penumpang terdampar, memicu protes dan memaksa Salam Air menyediakan konsumsi sesuai pedoman DGCA. Kejadian ini menyoroti tekanan jadwal yang meningkat pada rute India–Teluk dan perlunya perusahaan menambahkan waktu cadangan dalam rotasi kru.
Air Suvidha 2.0 Resmi Berlaku: India Terapkan Formulir Kesehatan Digital Wajib untuk Semua Kedatangan
India meluncurkan kembali deklarasi kesehatan digitalnya dengan nama Air Suvidha 2.0 pada 17 Juli 2026. Semua penumpang wajib mengunggah formulir tersebut dalam waktu 24 jam sebelum keberangkatan, jika tidak, mereka berisiko ditolak naik pesawat dan menjalani pemeriksaan tambahan saat tiba. Kebijakan ini memberikan data pengawasan Ebola sebelum kedatangan kepada pihak berwenang dan mewajibkan perusahaan untuk mengintegrasikan persyaratan baru ini ke dalam proses persetujuan perjalanan serta perlindungan data pribadi.
Pengadilan Tinggi Delhi Membatalkan Kontrak Outsourcing Paspor dan Visa, Memerintahkan Tender Global Baru
Pengadilan Tinggi Delhi membatalkan kontrak outsourcing pemerintah untuk layanan paspor dan visa di Australia, Singapura, UEA, dan Kuwait, serta menginstruksikan pejabat untuk memulai kembali tender dengan kriteria yang transparan. Gangguan layanan langsung sudah dirasakan, menyebabkan waktu proses PCC dan visa menjadi lebih lama dan memaksa beberapa pemohon untuk melakukan perjalanan ke India guna mengurus dokumen. Perusahaan harus bersiap menghadapi waktu tunggu yang lebih lama hingga pengadaan baru selesai—atau hingga Mahkamah Agung menangguhkan putusan tersebut.
Inggris Perbarui Peringatan Perjalanan ke India: e-OCI Kini Diterima, Pemeriksaan Ebola dan Formulir Deklarasi Diri Diperkenalkan
Pemberitahuan FCDO tanggal 17 Juli mengonfirmasi bahwa kartu e-OCI baru India sepenuhnya berlaku untuk masuk, sekaligus memperkenalkan pemeriksaan wajib Ebola dan Formulir Deklarasi Diri online bagi semua penumpang internasional. Wisatawan Inggris ke India kini harus menyiapkan dokumen kesehatan tambahan, dan perusahaan disarankan memperbarui kebijakan mobilitas mereka sesuai ketentuan baru ini.
Komisi Tinggi India di Singapura memperingatkan maraknya situs visa palsu, mengimbau pemohon untuk menggunakan portal resmi
Komisi Tinggi India di Singapura mengeluarkan peringatan pada 17 Juli tentang situs visa palsu dan mengingatkan pemohon bahwa “indianvisaonline.gov.in” adalah satu-satunya portal resmi. Perusahaan berisiko mengalami kerugian finansial dan kebocoran data jika karyawan menggunakan situs yang tidak terverifikasi.
Inggris Perbarui Peringatan Perjalanan ke India: Wajib Deklarasi Mandiri Ebola dan Pengakuan e-OCI
Nasihat perjalanan terbaru Inggris untuk India memperkenalkan formulir kesehatan Ebola online wajib dan secara tegas menerima kartu OCI elektronik baru sebagai bukti sah status visa seumur hidup. Pengusaha dan pelancong harus memasukkan deklarasi Air Suvidha 2.0 dalam prosedur naik pesawat dan memastikan data e-OCI terhubung dengan paspor yang berlaku.
Pemerintah Luncurkan Kartu Digital “e-OCI”, Mengakhiri Kewajiban Membawa Buku Biru
Mulai 8 Juli, persetujuan OCI baru hanya diterbitkan dalam bentuk digital, dan pemegang kartu yang sudah ada kini dapat mengunduh e-OCI resmi ke dompet digital di ponsel mereka. Perubahan ini, yang dikonfirmasi pada 16 Juli, menghilangkan kebutuhan membawa buku OCI fisik dan mendukung upaya India menuju imigrasi tanpa kontak, mempermudah perjalanan bagi jutaan diaspora India.
Bandara Internasional Navi Mumbai Dibuka untuk Dunia dengan Layanan Abu Dhabi Tiga Kali Seminggu
Air India Express resmi membuka rute internasional pertama di Bandara Internasional Navi Mumbai, dengan layanan tiga kali seminggu ke Abu Dhabi. Langkah ini menandai transformasi NMIA dari bandara domestik menjadi hub global. Rute baru ini membantu mengurangi kepadatan di Mumbai, memberikan pilihan internasional yang lebih dekat bagi perusahaan di kota satelit, serta membuka peluang konektivitas lebih luas ke wilayah Teluk dan ASEAN dalam beberapa bulan ke depan.